MAKASSAR, UJUNGJARI– Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memberikan bantuan berupa santunan dan juga jaminan sosial kepada para korban meninggal dan luka-luka akibat aksi demo ricuh di Makassar yang terjadi pekan lalu.
“Hal-hal lain yang berkaitan dengan perlindungan dan jaminan sosial. Misalnya soal pembiayaan ketika perawatan dan lain-lain sebagainya itu nanti menjadi bagian dari perlindungan dan jaminan sosial. Setelah itu, nanti ada rehabilitasi sosial. Jika memang diperlukan rehab bagi yang korban luka-luka itu kita akan lakukan rehab,” ungkap Gus Ipul usai mengunjungi rumah Rusdamdiansyah alias Dandi korban aksi ricuh di Makassar, Jumat (5/9).
Mensos menyebut, ada dua rehab yang diberikan kepada para korban, rehab medis dan rehab sosial. Selain itu, Mensos juga memberikan pemberdayaan kepada keluarga korban.
“Tadi sudah disampaikan keperluan-keperluan tindak lanjut setelah ini untuk putra-putri almarhum misalnya, atau untuk orang tua almarhum seperti apa misalnya, atau yang luka-luka seperti apa misalnya, nah kita tindak lanjuti dengan pemberdayaan sosial,” sebutnya.
“Pemberdayaan bisa berupa macam-macam tapi ada tiga hal yang akan dititikberatkan, meningkatkan kembali keterampilannya, kemudian juga diperkuat asetnya, yang ketiga aksesnya. Tiga-tiganya itu akan diperkuat kembali,” lanjut Gus Ipul.
Mensos juga memberikan santunan kepada para korban meninggal dan luka-luka ditaksir totalnya Rp85 juta. Masing-masing korban luka-luka masing Rp5 juta dan korban meninggal masing-masing Rp15 juta. (*)
Artikel Mensos Santuni Keluarga Korban Meninggal dan Luka Luka Demo Rusuh di Makassar pertama kali tampil pada Ujung Jari.





