BERITAKOTAMAKASSAR.COM — Sebanyak sembilan mahasiswa Business English Communication Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan kunjungan studi ke Harian Berita Kota Makassar (BKM). Kegiatan ini berfokus pada praktik verifikasi fakta, etika jurnalistik, serta strategi redaksi di era konergensi media. Mereka diterima langsung Pemimpin Redaksi BKM Andi Rustan.
Di depan para mahasiswa, Andi Rustan menjelaskan perjalanan BKM yang tetap konsisten dengan bisnis media cetak dan mengembangkan konvergensi media ke sejumlah platform digital dan media sosial. “Untuk bertahan, konvergensi media harus dilakukan. Kami mencanangkan tagline satu informasi, empat media,” ucapnya, merujuk pada alur produksi konten lintas kanal, yakni podcast YouTube, koran cetak, e-paper PDF, hingga portal berita dan nukilan video untuk TikTok/Instagram.
Di ruang redaksi, mahasiswa mempelajari alur kerja cepat di media sosial, khususnya Instagram. “Reporter di lapangan kami minta merekam visual, lalu tim mengunggah dan menambahkan judul atau narasi singkat. Kecepatan menjadi salah satu faktor untuk menjangkau penonton,” ujar Andi Rustan.
Soal gaya bahasa, BKM menekankan keterbacaan lintas usia. “Kami memilih diksi yang bersifat umum karena pembaca berasal dari berbagai kalangan. Di Instagram lebih ringkas, fokus pada judul dan keterangan singkat; narasi lebih panjang ada di YouTube atau naskah portal,” jelasnya.
Andi Rustan juga menegaskan komitmen etika redaksi. “Kami tidak pernah membuat berita hoaks. Tugas kami check and recheck. Jika informasi tidak benar yang muncul di medias sosial, kami tidak menindaklanjuti,” tegasnya.
Ia menambahkan, pada kasus sensitif redaksi menghindari penyebutan identitas korban secara lengkap dan menggunakan inisial untuk meminimalkan stigma.
Ketika muncul keberatan dari pihak yang diberitakan, BKM mengutamakan hak jawab. “Hak jawab itu wajib dimuat sesuai Undang-Undang Pers,” ujarnya.
Untuk menjangkau pembaca muda, BKM mengembangkan rubrik “Gen Z” di halaman depan cetak dan mendorong kolaborasi podcast dengan mahasiswa berprestasi untuk kontennya, kemudian dipromosikan lintas kanal agar mudah ditemukan audiens digital.
Melalui kunjungan ini, mahasiswa UNM mendapatkan gambaran praktis tentang bagaimana redaksi lokal menjaga akurasi, menata gaya bahasa lintas platform, dan mengelola konergensi media sambil memegang teguh etika jurnalistik. (*)
Artikel Mahasiswa UNM Kunjungan Studi ke BKM, Gali Etika dan Praktik Verifikasi Berita pertama kali tampil pada Berita Kota Makassar.












