MAKASSAR, BKM–Pelantikan sejumlah pejabat di lingkup Pemerintah Kota Makassar kembali menjadi sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar. Ketua Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Makassar, Andi Pahlevi, meminta agar sejumlah posisi penting yang hingga kini masih dijabat oleh pelaksana tugas (Plt) bisa segera diisi oleh pejabat defenitif.
”Pelantikan kemarin, kita hargai. Siapa pun yang ditunjuk, itu adalah kewenangan wali kota. Tapi kita juga harus jujur melihat, masih ada jabatan-jabatan yang kosong dan masih diisi oleh plt,” ujarnya, Rabu (18/6).
Menurutnya, keberadaan plt dalam struktur pemerintahan dapat mempengaruhi efektivitas kinerja dan serapan anggaran. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya percepatan pengisian posisi definitif agar stabilitas birokrasi dan pelaksanaan program tidak terhambat.
”Dari Komisi A, kami mendorong agar jabatan-jabatan kosong itu segera diisi. Ini sangat berkaitan dengan kinerja pemerintah, apalagi kita sudah memasuki pertengahan tahun anggaran,” tegasnya.
Legislator Fraksi Gerindra Makassar ini juga menyebut DPRD akan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pejabat yang baru saja dilantik. Langkah ini, kata dia, penting untuk menilai sejauh mana kinerja, program, dan kontribusi mereka terhadap pelayanan publik dan pembangunan kota.
”Nanti dimonitoring dan evaluasi, kita akan lihat seperti apa kinerjanya. Jangan sampai hanya rotasi nama, tapi substansi tidak berubah,” katanya.
Sementara itu, anggota Komisi A, Idris, menyampaikan keprihatinannya atas sejumlah jabatan strategis yang belum juga memiliki pimpinan definitif. Ia menilai kondisi tersebut bisa memperlambat pengambilan keputusan penting di sektor pelayanan publik.
”Plt itu posisinya lemah dalam mengambil keputusan strategis. Kalau jabatan penting terus dibiarkan tanpa kepastian, dampaknya bisa merugikan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga berharap wali kota dapat lebih selektif dalam menentukan pejabat yang diberi amanah, bukan hanya berdasarkan kedekatan personal tetapi pada kapabilitas dan integritas.
Selain itu, ia juga mengaku DPRD Makassar secara keseluruhan menyatakan kesiapan mereka untuk bekerja sama dengan jajaran pemkot, namun tetap akan bersikap kritis dan melakukan fungsi pengawasan demi memastikan roda pemerintahan berjalan optimal.
Sebelumnya Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin resmi melakukan perombakan pejabat di jajaran pemerintahannya bersama Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham.
Pejabat baru di jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Makassar yang dilantik sebanyak 46 orang, terdiri dari pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawasan dan pejabat fungsional.Termasuk penunjukan Plt di kantor Balai Kota Makassar.
Adapun pejabat yang ditunjuk Plt, yakni Plt Bapenda Andi Asminullah, Plt Sekwan Rahmat Mappatobba, Plt BKPSDMD A Zulkifly, Plt Penataan Ruang Fuad Azis, Plt Camat Wajo Armin Paera, Plt Brida Aidil Adha, Plt Kasatpol Fathur Rahim, Plt Kepala BPBD Zainal Ibrahim dan Plt Dirut RS Nursaidah Sirajuddin.(ita)
PEJABAT PLT DI PEMKOT MAKASSAR:
-Plt Bapenda Andi Asminullah
-Plt Sekwan Rahmat Mappatobba
-Plt BKPSDMD A Zulkifly
-Plt Penataan Ruang Fuad Azis
-Plt Camat Wajo Armin Paera
-Plt Brida Aidil Adha
-Plt Kasatpol Fathur Rahim
-Plt Kepala BPBD Zainal Ibrahim
-Plt Dirut RS Nursaidah Sirajuddin.











