BULUKUMBA, BKM — Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf membakar semangat ratusan pengurus TP PKK di Aula Kahayya Gedung Pinisi, Senin (8/6).
“Tidak selamanya harus laki-laki yang bisa. Perempuan juga banyak yang bisa memimpin. Seperti di sini ada dua camat (Ujung Bulu dan Bontotiro),” ungkap Andi Muchtar Ali Yusuf di awal sambutannya dalam pelantikan dan pengukuhan Ketua TP PKK dan Bunda PAUD Kecamatan Ujung Bulu, Bontotiro, dan Kindang.
Dia menyatakan, pembinaan institusi selama ini didominasi oleh laki-laki. Jangan terus-terusan laki-laki apabila ada perempuan yang memiliki kompetensi. “Kita lihat beberapa perdana menteri seorang perempuan. Jadi perempuan jangan mau kalah, harus ambil peran untuk pembangunan Bulukumba,” tegas Andi Utta.
Dia menyinggung pentingnya peran PKK untuk terlibat langsung mengedukasi masyarakat betapa pentingnya perubahan pola pikir yang lebih produktif. Dia meminta agar PKK tak tinggal diam melihat kondisi yang ada di sekitarnya.
“Saya harap kita semua mengerjakan potensi yang ada. PKK harus banyak mengedukasi masyarakat agar berdampak pada kemajuan ekonomi,” jelasnya.
Andi Utta lebih dalam meminta agar merubah pola pikir malas menjadi produktif. Sebab, jika malas terus-terusan dipertahankan, maka ekonomi tidak akan maju. Dengan demikian, produkvitas masyarakat juga akan berdampak pada peningkatan PAD.
“Bagaimana mau gerak kalau ekonominya buruk?. Saya sudah berupaya maksimal edukasi masyarakat dengan membagikan bibit gratis. Ekonomi masyarakat baik, maka semua akan jadi baik,” ujarnya.
Dia pun mengajak PKK dan semua elemen yang ada agar berkolaborasi untuk Bulukumba yang lebih maju dan sejahtera. Bagi Andi Utta, memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya sangatlah berharga.
“Tak usah ceritakan kejelekan orang lain. Jangan ngejekin orang. PKK harus paham tanggung jawabnya apa. Saya tekankan jangan buang waktu. Waktu jangan berlalu tanpa ada karya. Baik buruknya Bulukumba ke depan tergantung tindakan kita hari ini,” jelas Andi Utta.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Bulukumba, Hj. Andi Herfida Muchtar menyebut bahwa PKK memiliki peran strategis dalam pembangunan masyarakat. Melalui program-program PKK yang dilakukan secara bersama-sama, dapat mewujudkan keluarga sehat, sejahtera, dan berketahanan dengan kolaborasi berbagai pihak.
“Apalagi saat ini Bulukumba juga sudah mendorong lahirnya Posyandu Era Baru yang mengintegrasikan banyak layanan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Andi Herfida mengatakan, Posyandu Era Baru ini adalah transformasi dari Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) tradisional menjadi pusat layanan masyarakat yang lebih luas dan terpadu. Transformasi ini, lanjut dia lagi, dimaksudkan untuk memperluas peran Posyandu dari fokus awal pada kesehatan ibu dan anak kini mencakup bidang pelayanan publik lainnya seperti Pendidikan, Trantibun Linmas dan dan layanan sosial.
“Olehnya itu, transformasi Posyandu menjadi Posyandu Era Baru menjadi langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas layanan publik di tingkat desa dan kelurahan,” ujar Andi Herfida.
Andi Herfida mengajak untuk meningkatkan sinergi antara PKK secara berjenjang, bekerja secara terukur, serta mengabdi dengan tulus dalam memajukan masyarakat Kabupaten Bulukumba yang lebih unggul dan berdaya saing.
“Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya, sebagai bentuk pengabdian kita kepada daerah, agama, bangsa dan negara,” katanya.
Adapun yang dilantik dan dikukuhkan, yaitu Hj. Megawati, SKM, M.Kes (Ketua TP PKKKecamatan Ujung Bulu), Hj. Asmawati, SE (Ketua TP PKK Kecamatan Bontotiro), dan Heryanti, SH (Ketua TP PKK Kecamatan Kindang). (ful)











