Bayar Parkir di Somba Opu dan WR Supratman Harus Pakai Qris

MAKASSAR, BKM–Pemerintah Kota Makassar melalui Perumda Parkir Makassar Raya menindaklanjuti instruksi Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin untuk memaksimalkan transaksi non tunai sebagai alat pembayaran.

Saat ini, Perumda Parkir Makassar Raya sementara mempersiapkan mekanisme transaksi non tunai untuk pembayaran retribusi parkir di dua lokasi, yakni Jalan Somba Opu dan Jalan WR Supratman.
Pelaksana Tugas Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali menjelaskan, pihaknya saat ini tengah mempersiapkan infrastruktur yang dibutuhkan untuk pembayaran non tunai melalui Qris.

Selain itu, pihaknya masih menunggu dari pihak aplikasi yang akan digunakan dari perbankan yang akan bekerja sama dengan Perumda Parkir dalam menerapkan pembayaran menggunakan Qris ini.
“Aplikasinya tunggu dari pihak perbankan yang akan kita temani kerjasama. Semoga minggu depan sudah ada,” ungkap lelaki yang akrab disapa Ara, Senin (7/7).

Dia melanjutkan, jika semua proses berjalan lancar, diharapkan awal Agustus mendatang, sistem pembayaran non tunai menggunakan Qris sudah bisa digunakan dua lokasi yang dimaksud.
Menurut mantan anggota DPRD Makassar itu, Jalan Somba Opu dan WR Supratman dijadikan lokasi trial and error karena dinilai lebih kondusif untuk menerapkan program tersebut.
“Dua jalan tersebut dipilih karena relatif lebih gampang. Kita memang cari tempat yang kondusif untuk trial and error,” beber Ara.

Ditambahkan, pihaknya juga akan mulai melakukan sosialisasi termasuk membekali seluruh juru parkir yang bertugas di dua lokasi tersebut untuk memahami mekanisme transaksi secara non tunai. Mereka itu nantinya juga akan dilengkapi dengan uniform atau kostum petugas parkir terbaru yang berwarna kuning.
“Konsepnya para jukir kita lengkapi barcode, masyarakat tinggal melakukan pembayaran by scan. Setelah itu, memperlihatkan bukti pembayaran ke jukir. Jadi tidak ada lagi pembayaran atau pungutan secara cash di lapangan,” kata Ara.

Data dari Perumda Parkir Makassar Raya, total ada 27 titik parkir dengan 30 juru parkir yang terdeteksi di dua lokasi tersebut.
“Semoga bisa berjalan sesuai rencana karena metode ini juga akan diterapkan di titik jalan yang lain,” imbuhnya.

Humas Perumda Parkir Makassar Raya, Asrul menerangkan, pihaknya juga secara massif akan melakukan sosialisasi ke masyarakat terkait pembayaran non tunai ini.
“Kita akan sosialisasikan bahwa dua ruas jalan tersebut akan kita lakukan pembayaran non tunai. Harapannya, masyarakat bisa menyukseskan program ini, dengan tidak lagi memberikan uang cash kepada jukir,” kata Asrul.

Dia menambahkan, pembayaran non tunai menggunakan Qris sejauh ini dinilai sudah cukup familiar di tengah masyarakat. Karena selain bisa lewat aplikasi mobile banking, Qris juga bisa digunakan melalui e-wallet. (rhm)

source

News Feed