MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Fungsi pengawasan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar terhadap pelaksanaan proyek infrastruktur kembali menuai sorotan. Sejumlah kalangan menilai para wakil rakyat terkesan tutup mata terhadap berbagai proyek pembangunan yang bermasalah di lapangan.
Dari pengamatan di berbagai titik, banyak proyek infrastruktur seperti drainase dan jalan lingkungan, yang dikerjakan asal-asalan. Kualitas pekerjaan buruk, perencanaan tidak matang, bahkan sejumlah proyek terkesan hanya mengejar serapan anggaran tanpa memperhatikan manfaat bagi masyarakat.
“Seharusnya DPRD menjalankan fungsi pengawasan dengan serius. Jangan hanya hadir saat reses atau pembahasan anggaran, tapi diam ketika proyek di lapangan bermasalah,” ujar Sulaiman salah satu pemerhati kebijakan publik di Makassar, Selasa (14/10/2025).
Ia menambahkan, lemahnya pengawasan dewan membuat banyak kontraktor bekerja tanpa rasa tanggung jawab. “Kalau dewan sungguh-sungguh menjalankan fungsi kontrolnya, tidak mungkin proyek seperti drainase di Jalan Parumpa atau beberapa titik lain dikerjakan semaunya,” ujarnya.
Publik pun mempertanyakan integritas dan keberpihakan para anggota DPRD Makassar terhadap kepentingan masyarakat. Sebab, pembangunan infrastruktur yang tidak sesuai perencanaan berpotensi merugikan keuangan daerah sekaligus menimbulkan ketidakpercayaan publik terhadap lembaga legislatif.
Masyarakat berharap DPRD Makassar tidak hanya menjadi penonton, tetapi benar-benar menjalankan fungsi pengawasan sebagaimana amanat undang-undang, agar setiap proyek infrastruktur di Kota Makassar berjalan sesuai aturan, berkualitas, dan bermanfaat bagi warga. (drw)
Artikel Fungsi Pengawasan Dewan Makassar Dipertanyakan, Proyek Infrastruktur Amburadul Dibiarkan pertama kali tampil pada Ujung Jari.





