Pemkab Wajo Dapat Bantuan Pemprov Rp5 M

WAJO, BKM — Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengapresiasi panitia pelaksana Musabaqah Qiraatil Kutub Nasional ke-8 dan Musabaqah Qiraatil Kutub Internasional (MQKI) ke-1 di Kampus III Pondok Pesantren As’adiyah Macanang, Kabupaten Wajo dan Pemkab Wajo atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami apresiasi khususnya Kakanwil Kemenag Sulsel yang terus berkordinasi dengan kami. Khusus juga kami apresiasi kepada Pemkab Wajo, terima kasih pa Bupati atas amanah yang diemban menjadi tuan rumah MQH tingkat nasional dan internasional,” tuturnya.
Sebagai bentuk apresiasi, Andi Sudirman Sulaiman atas nama Pemprov Sulsel memberikan bantuan sebesar Rp 5 miliyar kepada Pemkab atas kesigapannya menjadi tuan rumah.
“Kami ada hadiah untuk Pak Bupati sebesar Rp5 miliar untuk bantuan khusus dan prioritas. Semoga ini dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujar Sudirman.
Tak sampai disitu, Gubernur Sulsel itu juga mencanangkan bantuan aerodrome di Danau Tempe.

“Insya Allah kalau jadi akan ada pesawat air bisa langsung ke Makassar, meski cari pesawatnya susah tapi itu kami usahakan,” tandasnya.
Sementara itu Bupati Wajo, Andi Rosman menghadiri pembukaan MHQI ke-8 dan Musabaqah Qiraatil Kutub Internasional (MQKI) ke-1 di Kampus III Pondok Pesantren As’adiyah Macanang, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo baru-baru ini. Andi Rosman didampingi Wakil Bupati Baso Rahmanuddin.
Hadir Sekjen Kemenag, Prof Kamaruddin Amin, Dirjen Pendis Kementerian Agama RI, Prof Suyitno, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), Basnang Said. Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan wakil ketua DPRD Sulsel Sufriadi Arif. Dirjen Pendis Kementerian Agama RI, Prof Suyitno menyampaikan selamat datang di Pondok Pesantren As’adiyah.

“Kami ucapkan selamat datang di Pondok Pesantren terbesar di Indonesia Timur, khususnya kepada tamu kita dari sepuluh Negara di Asia Tenggara, ada juga mahasiswa kami dari Amerika, Afganistan, Yaman, Pakistan, Al Jazair, Arab Saudi,” ucapnya. MQK telah lama dirancang dan Kabupaten Wajo dipilih menjadi tuan rumah bukanlah tanpa alasan. (rls)

source