PINRANG, BKM — Wakil Bupati Pinrang, Sudirman Bungi mengikuti webinar nasional peran Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) dalam Mitigasi Risiko Gagal Panen Akibat Dampak Perubahan Iklim yang digelar Kementan RI secara daring di Ruang Jendela Lasinrang, Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian, Kamis (12/6).
Webinar menghadirkan sejumlah narasumber kunci, termasuk Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan RI serta Direktur Utama PT Asuransi Jasa Indonesia, dan diikuti oleh kepala daerah dari seluruh Indonesia. Partisipasi Pemerintah Kabupaten Pinrang dalam kegiatan ini menjadi wujud keseriusan daerah dalam memperkuat sektor pertanian, mengingat Pinrang merupakan salah satu lumbung pangan nasional dengan mayoritas penduduk menggantungkan hidup dari usaha tani, khususnya tanaman padi.
Sektor pertanian memegang peran vital dalam pembangunan daerah maupun nasional, baik dari sisi kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), penyediaan bahan pangan, hingga penyerapan tenaga kerja. Namun, sektor ini juga menjadi salah satu yang paling rentan terhadap dampak perubahan iklim global, yang ditandai dengan meningkatnya frekuensi cuaca ekstrem dan risiko gagal panen.
Usai mengikuti webinar, Wabup Sudirman menegaskan pentingnya program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) sebagai bentuk perlindungan nyata bagi petani terhadap ancaman ketidakpastian iklim.
“Program ini merupakan langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan usaha tani, khususnya petani padi di Pinrang, agar tetap bertahan menghadapi risiko iklim yang semakin kompleks,” ungkap Sudirman.
Sudirman berharap agar pelaksanaan program AUTP di Kabupaten Pinrang dapat berjalan tepat sasaran dan menjangkau petani yang benar-benar membutuhkan dukungan.
“AUTP sangat relevan dengan kondisi Pinrang yang basis ekonominya bertumpu pada sektor pertanian. Sudah semestinya program ini diperluas dan difokuskan pada petani kecil yang paling rentan terdampak,” tambahnya.
Pemkab Pinrang, lanjutnya berkomitmen terus mendorong program-program strategis yang berpihak pada kesejahteraan petani dan ketahanan pangan daerah di tengah tantangan perubahan iklim yang semakin nyata.
“Kami akan terus mendukung kebijakan yang memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi lokal. Petani harus merasa aman dan terlindungi dalam menjalankan usahanya,” tutup Sudirman.
Dengan komitmen ini, Pemkab Pinrang berharap dapat memperkuat ketahanan pertanian lokal dan menjaga stabilitas produksi pangan di tengah gejolak iklim global. (ady/C)



