MAKASSAR, BKM — Guru Besar Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Dr Tasrifin Tahara akhirnya tiba di Dili, Republik Demokratik Timor Leste, Rabu (6/8/2025). Prof Tasrifin akan menjalankan tugasnya sebagai Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Adikbud) di KBRI Dili.
Prof Tasrifin berangkat dari Makassar dan transit di Denpasar pagi tadi. Setelah itu, ia bersama istri dan tiga orang anaknya langsung terbang menuju Dili, Timor Leste.
“Alhamdulillah sudah tiba di tempat tugas,” tulis Prof Tasrifin dalam salah satu grup WA dengan postigan fotonya bersama keluarga berlatar belakang papan nama Bandara Dili.
Begitu tiba di Dili, profesor Antropologi berdarah Buton ini langsung sowan ke KBRI Dili. Ia menemui Duta Besar Indonesia untuk Timor Leste, Okto Dorinus Manik.
Keduanya banyak berbincang tentang tugas-tugas Adikbud. Pada pertemuan itu, Dubes meminta Prof Tasrifin langsung tancap gas setelah serah terima jabatan.
Rencananya serah terima jabatan akan dilakulkan, Kamis (7/8/2025) besok pagi.
“Tadi hanya sowan ke Pak Dubes menyampaikan kita sudah tiba. Nanti setelah sertijab besok baru kita tancap gas,” kata Prof Tasrifin.
Prof Tasrifin menjelaskan ada dua hal penting yang harus segera dilakukan. Yang pertama adalah penguatan pembelajaran Bahasa Indonesia Penutur Asing (BIPA) dengan membumikan pembelajaran pada tingkat sekolah di Timor Leste.
“Yang kedua akan dilakukan adalah pameran pendidikan tinggi untuk perguruan tinggi di Indonesia sehingga ada peningkatan secara kuantitas mahasiswa Timor Leste di Indonesia,” jelasnya. (*)






