Terkabulnya Doa Berangkat Umrah Polisi yang Bebaskan Bilqis dari Penculikan

BERITAKOTAMAKASSAR.COM — Pencapaian yang ditorehkan jajaran kepolisian mengungkap kasus penculikan dan membebaskan balita bernama Bilqis menuai banyak simpati. Apresiasi pun mengalir untuk empat personel di jajaran Polrestabes Makassar, Polda Sulsel. Salah satunya datang dari pengusaha skincare asal Makassar Fenny Frans.

”Alhamdulillah, ananda Bilqis telah ditemukan dalam kondisi selamat. Saya sebagai seorang ibu terharu, bahkan sampai menangis. Ini sebagai bentuk apresiasi saya sebagai seorang ibu. Apalagi Bilqis itu seumuran dengan anak saya, Putri,” tutur Fenny Frans yang berbicara dengan BKM melalui sambungan telepon.

Ia menyatakan sedih dengan adanya kejadian seperti ini. Seorang ibu-ibu tega menjual seorang anak. Menurutnya, ada banyak cara untuk mencari rezeki. Bukannya menjual seorang anak dengan nilai yang terbilang sangat tidak masuk akal dan tak manusiawi.

Fenny Frans pun menyampaikan apresiasi khusus untuk tim dari kepolisian yang melakukan pengecaran hingga akhirny bisa menyelamatkan Bilqis. ”Saya menawarkan sebagai bentuk apresiasi saya untuk umrah bersama-sama di bulan Februari 2026 atau hadiah. Ini sudah saya sampaikan kepada Bapak Kanitreskrim Polsek Panakkukang, Pak Nasrullah,” terangnya.

Diakui Fenny Frans, Iptu Nasrullah bertetangga dengan saudaranya. ”Kebetulah Pak Nasrullah itu tetangga dengan saudara saya. Beliau ceritakan kalau Pak Nasrullh itu sangat baik orangnya, dan betul-betul baik dilingkungan tempat tinggalnya. Dari situlah kemudian saya berinsiatif untuk bersama-sama kita umrah. Atau kalau ada yang mau memilih hadiah, siapa tahu ada yang non muslim diantara keempatnya, silakan,” tandas Fenny Frans.

Dihubungi terpisah, Iptu Dr. Nasrullah mengaku sudah dihubungi oleh Fenny Frans dan menyampaikan apresiasi dan ajak untuk umrah bersama-sama. ”Allahu Akbar. Mungkin ini doa yang diijabah. Karena kemarin itu waktu masih dalam proses pencarian, di perjalanan saya lihat ada flyer umrah. Terlintas kami ngobrol bersama anggota di mobil, saya bilang enaknya itu kalau ramai-ramaiki umrah. Indahnya itu ibadah ke Baitullah. Mungkin pada saat kami ngobrol sambil sama- sama kita aminkan, malaikat lewat dan Alhamdulillah terkabul,” jelasnya.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada tim yang bersamanya. ”Semua tim yang bersama saya, teman-teman dari Jatanras betul-betul patut diapresiasi. Betul-betul melaksanakan tanggung jawab dari pekerjaan, dan sudah tugas kami. Saya salut sama tim,” tandasnya.

Menyusul peristiwa penculikan tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan meminta agar peristiwa serupa tidak terulang dan pengawasan di ruang publik segera diperketat.

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, mengingatkan pentingnya kewaspadaan bersama pasca kasus penculikan tersebut. Dia menilai keberadaan kamera pengawas (CCTV) dan tenaga keamanan di area publik menjadi keharusan demi menjamin keselamatan anak-anak.

“Kita lihat Alhamdulillah anaknya selamat tanpa ada intimidasi, tanpa ada kekerasan. Tapi lalu kemudian tentu kita harus lebih aware lagi agar kejadian ini tidak kejadian dua kali,” kata Fatmawati Rusdi, Senin, 10 November 2025.

Menurutnya, sarana keamanan seperti CCTV dan jaringan wifi di area publik sudah seharusnya difungsikan secara optimal untuk mendukung pemantauan aktivitas masyarakat.

“Seperti di tempat-tempat public area sebenarnya sudah ada CCTV, ada wifi, ini untuk memudahkan. Kenapa disiapkan itu? Biar untuk bisa memantau dan memudahkan,” ujarnya.

Mantan Wakil Wali Kota Makassar ini menilai, pengawasan manusia masih diperlukan di sejumlah titik rawan, seperti taman kota dan pusat kegiatan masyarakat.

“Ke depannya mungkin di tempat-tempat umum harus ada minimal security ataupun Satpol PP,” tambah Fatmawati. (jun)

Artikel Terkabulnya Doa Berangkat Umrah Polisi yang Bebaskan Bilqis dari Penculikan pertama kali tampil pada Berita Kota Makassar.

source