MAKASSAR, BKM — Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri merupakan pertandingan olahraga multievent yang mempertandingkan 10 cabang olahraga Beladiri yang diikuti oleh seluruh provinsi di Indonesia.
Khusus pertandingan cabang olahraga Karate dilaksanakan tanggal 23 hingga 25 Oktober 2025 di GOR Jarum Arena Kudus, Jawa Tengah. Cabang olahraga ini diikuti 37 provinsi.
Kepala Pelatih Tim Karate Sulsel, Mursalim Bado’o dalam rilisnya, Rabu (29/10/2025) mengatakan jika Sulsel mengirim 21 orang untuk mengikuti pertandingan Karate PON Beladiri 2025 di Kudus Jawa Tengah.
Adapun 21 orang anggota tim tersebut terdiri atas offisial, pelatih, atlet dan fisioterapis.
Mursalim mengatakan, seluruh persiapan tim yang dimulai dari pemusatan latihan hingga pemberangkatan didanai sepenuhnya oleh Ketua Umum Pengurus FORKI Sulawesi Selatan, Dr. H.M. Amir Uskara, M.Kes.
“Bahkan, hingga jadwal pemberangkatan Tim Karate Beladiri Sulawesi Selatan tiba, tim tidak juga mendapatkan bantuan dana dari Pemprov Sulsel,” ungkap Mursalim.
Dengan inisiatif dan support dari Ketua Umum FORKI Sulsel, kata Mursalim, Tim Karate PON Beladiri Sulsel diberangkatkan dengan dana yang sangat minim untuk mengharumkan nama baik, harkat dan martabat Sulsel di ajang multievent tingkat nasional tersebut.
Dalam pertandingan Cabang Olahraga Karate PON Beladiri tahun 2025 ini, Pengurus Besar (PB) FORKI menugaskan 2 Dewan Wasit asal FORKI Sulawesi Selatan yakni Prof. Dr. Musakkir, S.H., M.H. dan Abdul Gani. S. Sos. Selain itu ditugaskan pula 5 Wasit asal FORKI Sulsel yang berkualifikasi Asia dan Nasional untuk untuk memimpin pertandingan di ajang ini.
Jumlah keseluruhan nomor pertandingan yakni 15 kelas/nomor pertandingan. Namun sesuai kuota yang diberikan oleh Panitia Pelaksana PON Beladiri, setiap kontingen hanya diperkenankan mendaftarkan atletnya pada 10 nomor pertandingan yang akan diikutinya.
Dengan demikian, maka FORKI Sulsel mengikuti 10 nomor yang ditentukan oleh Panitia PON Beladiri.
Adapun 10 nomor yang diikuti tim Sulsel yakni Kata Perorangan Putri, Kata Beregu Putri, Kata Beregu Putra dan 7 nomor pertandingan kumite.
“Hasil perolehan medali tim Sulsel hingga hari terakhir pertandingan cabang olahraga karate yakni 2 medali emas, 1 medali perak dan 3 medali perunggu,” jelas Mursalim.
Hasil ini menempatkan Sulsel di posisi ketiga dalam perolehan medali. Posisi pertama ditempati oleh DKI Jakarta dengan perolehan 3 medali emas, 1 medali perak dan 2 medali perunggu.
Sementara di posisi kedua adalah Jawa Barat. dengan memperoleh 2 medali emas, 2 perak dan 2 medali perunggu.
Adapun daftar peraih medali di tim Sulsel adalah 2 medali emas dari Kata Beregu Putra (Andi Dasril, Andi Tomi, dan Albiadi) dan dari nomor Kumite -55 Kg Putri (Ifka Widya Sari).
Sementara 1 medali perak diraih dari Kata Beregu Putri (Rezqy Dinda Amalia, Anandhita, Ildha Yusuf)
Untuk 3 medali perunggu diraih dari nomor Kumite -84 Kg Putra (Muhammad Gibran), Kumite -50 Kg Putri (Finalirin), dan Kumite -61 Kg Putri (Kayla).
Menurut Mursalim, hasil yang diperoleh cabang olahraga Karate ini langsung mendongkrak peringkat Kontingen Sulawesi Selatan dari peringkat ke 37 naik ke peringkat 15 perolehan medali keseluruhan.
Data hingga tanggal 26 Oktober 2025, peroleh medali kontingen Sulawesi Selatan di PON Beladiri tahun 2025 yakni 2 medali emas, 1 perak dan 5 perunggu.(rls)
Artikel Tanpa Dukungan Dana Pemprov, Tim Karate PON Beladiri Sulsel Tetap Raih Prestasi pertama kali tampil pada Berita Kota Makassar.






