Tamsil Linrung Puji Asta Cita Presiden Prabowo

MAKASSAR, BKM–Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI bidang Ekonomi dan Pembangunan Dr Tamsil Linrung memuji Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. “Asta Cita presiden luar biasa, karena saya melihat sejalan dengan tujuan nasional untuk mensejahterakan rakyat dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Untuk pertama kalinya porsi pendapatan daerah meningkat secara signifikan tapi tidak terlihat, makan bergizi gratis (MBG) memberikan banyak anggaran ke daerah, tapi ini tidak kelihatan secara transparan jika di bandingkan dana transfer pusat, karena ada daerah lebih tinggi menerima dana MBG dari dana transfer,”ujar Tamsil Linrung ketika menjadi pembicara pada diskusi tematik ‘Membaca Arah Arsitektur Anggaran Negara Untuk Pembangunan Daerah dalam Bingkai Asta Cita’ di Fakultas Ekonomis dan Bisnis Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar Jumat (22/8).

Tamsil menjelaskan bila Koperasi Merah Putih (KMP) yang menyiapkan dana untuk rakyat menentukan data tunggal untuk mensejahterakan rakyat.
“Presiden hanya mau legesi, tidak mau ada rakyat yang kelaparan sehingga program makan gratis menjadi prioritas agar tidak ada lagi stunting, gizi buruk dan kelaparan sehingga program makan bergizi gratis presiden menjadi prioritas utama,”ucapnya.

Dijelaskan bila dapur MBG membuka peluang kerja kepada masyarakat karena satu dapur membutuhkan 50 karyawan. Ini positif karena jika negara memberikan makan gratis ke anak-anak maka orang tua bisa menjadi penyuplai sayur mayur, ikan, telor, beras dan lainnya.
Program makan gratis ini bukan hanya di Indonesia, tapi di Rusia bahkan tiga kali sehari. Jadi generasi kita kedepan kita ingin melihat generasi yang sehat dan cerdas.

“Kita mau ada kepastian, karena kita boleh tidak bergizi di masa lalu tapi generasi selanjutnya wajib dikondisikan menjadi bergizi untuk tumbuh menjadi anak yang cerdas sebagai generasi emas. Ayo kita sama-sama mendukung Asta Cita bapak presiden,”ajak Tamsil yang pernah tercatat sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI ini.

source