Siswa SMKN 8 Makassar Diajar Kembangkan Bisnis Pakai AI

BERITAKOTAMAKASSAR.COM– Pelajaran berbeda tersaji bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 8 Makassar, di Jalan Monginsidi, Jumat, 7 November 2025. Siswa SMK yang dicanangkan menjadi pebisnis diajarkan penggunaan Artificial Intelligent (AI) dalam mengembangkan bisnis.

Kaizen Collaborative Impact bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel menginisasi pelatihan AI, khususnya bagi calon pebisnis muda. Pelatihan pertama, siswa diajarkan mampu membawa merk atau produknya tercantum di google. Sehingga masyarakat yang mencari referensi tertentu bisa menemukan produk milik siswa SMKN 8 Makassar di google.

Langkah awalnya bisa dimulai dengan pendaftaran Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI). Dalam pendaftaran HAKI, Google profil bisnis pun punya peran menentukan nama produk pertama yang layak didaftarkan.

Siswa SMKN 8 Makassar dibagi atas minat bisnisnya, ada kuliner dan fashion, setelah materi mengenai nama produk, siswa diajarkan strategi pemasaran. AI dapat digunakan dalam membantu pemasaran. Utamanya menentukan narasi pas guna menarik minat khalayak.

“Kebanyakan UMKM masih minim literasi sehingga mereka tidak kaya referensi kata. Dengan adanya AI, pelaku UMKM tidak capek lagi pikirkan kata-kata untuk pemasaran,” kata Direktur Executive Kaizen Collaborative Impact, Ismita Saputri.

Menurutnya, narasi dalam strategi pemasaran sangat penting. Terkait pemilihan kata yang mudah diingat, menarik dan mampu memberikan citra produk. Siswa pun diajarkan memanfaatkan AI seperti Chatgpt hingga gemini.

AI mampu bekerja memperkaya narasi pemasaran produk. Dengan begitu, siswa diajarkan teknik prompting, yakni memberikan instruksi atau perintah kepada AI agar menghasilkan respons sesuai diinginkan.

Tak hanya itu, siswa juga diberikan ilmu etika dalam pemasaran produk. Rangkaian materi ini diajarkan agar siswa mampu merintis bisnis UMKM yang terarah. “Kita ingin membantu teman-teman di SMK bisa menjadi pelopor pembukaan lapangan pekerjaan lewat UMKM,” jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Iqbal Nadjamuddin menyebut pelatihan pembuatan UMKM hingga pemasaran produk sangat penting bagi calon pebisnis. Di era modern, produk sangat bergantung pada branding di media sosial. Branding bisa dibangun lewat narasi hingga visual menarik.

“Tentu ini akan menjadi atensinya kita bagaimana produk ini sebenarnya bisa diinformasikan dengan branding yang bagus. Makanya, model pelajaran AI ini bisa membantu bagaimana branding produk ini bisa nanti terkenal,” kata Iqbal Nadjamuddin.

AI for MSME Advancement in ASEAN (AIM ASEAN) menjadi program inisiatif berdurasi dua tahun oleh ASEAN Foundation bekerja sama dengan AVPN melalui AI Opportunity Foundation Asia Pasifik, dengan dukungan Google.org dan Asean Development Bank (ADB) untuk mendorong transformasi digital UMKM melalui AI di 11 negara ASEAN.

Kepala SMKN 8 Makassar Asnah Baharuddin melihat pelatihan ini sebagai ajang menuntun siswa mampu berinovasi. Selama ini, siswa SMKN 8 Makassar memiliki produk masing-masing dikembangkan secara manual. Artinya, belum terhubung dengan pemanfaatan AI dalam pengembangan produk.

“Jadi sudah dicoba di awal cari nama produk dulu. Setelah ini ada rencana pendampingan sampai April,” kata Asnah.

Pendampingan diberikan agar siswa mampu mengembangkan bisnisnya dari branding hingga pemasaran. (jun)

Artikel Siswa SMKN 8 Makassar Diajar Kembangkan Bisnis Pakai AI pertama kali tampil pada Berita Kota Makassar.

source