PAREPARE, BKM — Ruang Aman Perempuan (Raper) sebagai naungan Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (Kopri) PC PMII Parepare menggelar musyawarah ke-3 dan menetapkan Serha Anggraini sebagai ketua serta Wufiq Azizah Ali sebagai wakil ketua masa khidmat 2025–2027. Musyawarah yang digelar Raper ini menjadi momentum penting bagi organisasi tersebut untuk memperkuat peran dan komitmennya dalam memperjuangkan ruang aman bagi perempuan di Kota Parepare.
Ketua Kopri PC PMII Parepare, Hajrawati menyampaikan harapannya agar kepengurusan baru mampu menjadi penggerak perubahan dan pelindung bagi kaum perempuan.
“Ruang Aman Perempuan adalah wujud nyata komitmen Kopri PC PMII Kota Parepare dalam menghadirkan wadah bagi seluruh perempuan, khususnya di Kota Parepare. Semoga ketua RAPER terpilih dapat menjadi suara bagi yang bisu, pelindung bagi yang rapuh, dan penggerak bagi perubahan,” ujarnya.
Sementara itu, pendiri Ruang Aman Perempuan Parepare turut menyampaikan harapannya agar RAPER dapat terus bekerja secara kolektif dengan berbagai pihak.
“Semoga Raper ke depan bisa bekerja sama secara kolektif dengan seluruh stakeholder dalam menangani dan mengawal kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak. Kami berharap Raper dapat menorehkan lebih banyak kebaikan sekaligus menjadi cahaya di setiap ketidakadilan yang terjadi,” ungkapnya.
Sementara itu, pendiri Ruang Aman Perempuan Parepare turut menyampaikan harapannya agar Raper dapat terus bekerja secara kolektif dengan berbagai pihak.
“Semoga Raper ke depan bisa bekerja sama secara kolektif dengan seluruh stakeholder dalam menangani dan mengawal kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak. Kami berharap Raper dapat menorehkan lebih banyak kebaikan sekaligus menjadi cahaya di setiap ketidakadilan yang terjadi,” ungkapnya.
Ruang Aman Perempuan (Raper) Parepare dikenal sebagai wadah yang memberikan ruang bagi setiap perempuan untuk didengar, dihargai, dan diberdayakan dalam menghadapi berbagai persoalan sosial, khususnya yang berkaitan dengan isu gender dan kekerasan terhadap perempuan. (mup/C)





