Sekkab Lutim Pimpin Rakor Monev Fisik dan Non Fisik

MALILI, BKM — Bagian Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Monitoring dan Evaluasi (Monev) Akhir Tahun 2025 terhadap kegiatan fisik dan non fisik lingkup Pemkab Luwu Timur, di Aula Sasana Praja Kantor Bupati baru-baru ini.

Rakor dipimpin Penjabat (Pj.) Sekkab Luwu Timur, Ramadhan Pirade, dan dihadiri para Asisten, Staf Ahli, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), para Kepala Bidang, serta konsultan pengawas kegiatan fisik/konstruksi dari masing-masing OPD yang memiliki kegiatan fisik.
Rapat bertujuan untuk mengevaluasi progres pelaksanaan kegiatan fisik yang berjalan di Kabupaten Luwu Timur, khususnya proyek-proyek yang mengalami deviasi minus atau keterlambatan, termasuk sejumlah kegiatan pembangunan strategis daerah.

Dalam arahannya, Pj Sekkab menegaskan pentingnya penyelesaian target proyek konstruksi tepat waktu tanpa mengabaikan kualitas pekerjaan. Dia mengingatkan agar setiap kegiatan yang dilaksanakan tetap berpedoman pada standar mutu dan ketentuan yang berlaku.

Dia meminta seluruh OPD yang mengalami deviasi minus untuk segera mengambil langkah konkret dalam mengatasi permasalahan tersebut. Menekankan pentingnya menyiapkan dokumen justifikasi serta seluruh tahapan administrasi yang diperlukan apabila terpaksa harus dilakukan perpanjangan waktu atau pemberian kesempatan kepada konsultan pelaksana.
“Semua langkah yang diambil harus memiliki alasan yang jelas dan dasar hukum yang kuat, agar tidak menimbulkan permasalahan hukum di kemudian hari,” tegasnya.
Selain itu, Pj Sekkab meminta PPK, konsultan, serta seluruh stakeholder terkait di lapangan untuk terus memperkuat koordinasi dan komunikasi dalam mencari solusi atas berbagai hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan proyek.

” Melalui rapat ini, diharapkan seluruh kegiatan fisik dan non fisik Pemkab Luwu Timur dapat diselesaikan dengan baik sehingga hasil pembangunan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat sesuai dengan kebutuhan yang telah direncanakan,” tukasnya. (rls)

source