PT MDA-Pemkab Latih 90 Peserta Akademi Matappa

BELOPA, BKM — PT Masmindo Dwi Area (MDA) bersama Pemkab Luwu melepas peserta Pelatihan Tenaga Kerja Terampil dan Tersertifikasi Akademi Matappa Angkatan I di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Luwu, Senin (8/6).

Sebanyak 90 peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Luwu mengikuti program pelatihan vokasi yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal agar siap bersaing di dunia industri. Para peserta akan mendapatkan pelatihan berbasis kompetensi sekaligus kesempatan mengikuti uji sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Bupati Luwu, H. Patahudding saat membuka pelatthan mengatakan Akademi Matappa sebagai salah satu bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul. “Alhamdulillah dengan adanya program ini mudah-mudahan bisa menjadi tenaga kerja yang terampil di masa depan dan ini adalah salah satu contoh ke depan bagaimana generasi-generasi ke depan bisa menjadi terampil,” ujar Patahudding.

Menurutnya, program tersebut juga sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat Kabupaten Luwu. Bupati turut mengapresiasi para peserta yang telah bersedia mengikuti pelatihan tersebut.

Dia juga menyampaikan terima kasih kepada PT Masmindo Dwi Area atas dukungan terhadap pengembangan masyarakat melalui program peningkatan kapasitas tenaga kerja.
“Melalui program ini saya sangat berterima kasih kepada PT Masmindo. Dengan hadirnya investasi di Kabupaten Luwu ini, mudah-mudahan Masmindo dapat membawa berkah untuk masyarakat Kabupaten Luwu. Ini adalah salah satu bukti perhatian PT Masmindo kepada masyarakat Kabupaten Luwu,” ujarnya.

Patahudding berharap seluruh peserta mendapat pembinaan maksimal sehingga mampu menjadi tenaga kerja yang kompeten dan berdaya saing. “Jadi mohon anak-anak kita ini dibina betul-betul bagaimana supaya menghasilkan tenaga kerja yang betul-betul terampil dan mampu bersaing. Semoga kegiatan ini bisa membawa berkah bagi kita semua,” tuturnya.
Pada angkatan pertama, Akademi Matappa membuka lima program pelatihan yakni Teknisi Otomotif, Teknisi Listrik Industri, Teknisi Air Conditioner (AC), Food Handling, dan Hospitality. Selain pelatihan berbasis kompetensi sesuai standar industri, peserta juga memperoleh modul pelatihan, akomodasi, konsumsi selama pelatihan, BPJS Kesehatan, seragam, uang saku, hingga kesempatan mengikuti uji kompetensi BNSP.

KTT PT Masmindo Dwi Area, Mustafa Ibrahim menyampaikan pesan Direktur PT Masmindo Dwi Area bahwa kehadiran perusahaan melalui Proyek Awak Mas tidak hanya berfokus pada aktivitas pertambangan, tetapi juga pada pengembangan sumber daya manusia di sekitar wilayah operasional.

“Kehadiran Masmindo melalui Proyek Awak Mas bukan semata kehadiran perusahaan tambang. Kami datang dengan sebuah keyakinan bahwa kekayaan terbesar dari Tanah Luwu bukan hanya sekadar emas yang terkandung di dalamnya, melainkan manusia yang tumbuh di sekitar lokasi pertambangan tersebut. Emas akan habis pada waktunya, tetapi manusia yang terampil dan berkarakter akan terus memberi manfaat jauh melampaui usia sebuah tambang,” ujarnya.

Dia menegaskan bahwa pengembangan SDM menjadi bagian utama dari komitmen jangka panjang perusahaan di Kabupaten Luwu. “Kepedulian terhadap pengembangan sumber daya manusia kami tempatkan bukan sebagai pelengkap, melainkan sebagai inti dari komitmen jangka panjang kami di daerah ini. Kami ingin memastikan bahwa putra-putri terbaik Luwu menjadi pribadi-pribadi profesional sehingga unggul dalam mengisi berbagai peluang kerja dan profesi, baik di Luwu maupun di tempat lain,” jelasnya.
Menurut Mustafa, Akademi Matappa merupakan wujud nyata komitmen tersebut dengan menghadirkan pelatihan vokasi yang dirancang sesuai kebutuhan industri. (rls)

source

Leave a Reply

News Feed