PPP Sulsel Belum Sebut Nama Caketum Jelang Muktamar

MAKASSAR, BKM–Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan menggelar Muktamar X di Jakarta 27 hingga 29 September mendatang.
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Provinsi Sulawesi Selatan telah mengantongi satu nama yang akan diserahkan ke arena Muktamar
Hal itu disampaikan Ketua DPW PPP Sulawesi Selatan Imam Fauzan Amir Uskara ketika menghadiri pelantikan Andi Sugiarti Mangunkarim sebagai Anggota DPRD Sulsel, Rabu (17/9).
Menurut Imam Fauzan, PPP Sulawesi Selatan kompak mendukung satu nama untuk memimpin parpol itu periode 2025-2030.

“PPP Sulawesi Selatan memiliki 40 suara di Muktamar. Terdiri dari 24 DPC + DPW. Dan kami sudah punya satu nama untuk didukung. Tapi maaf saya tidak bisa sebutkan identitasnya,”ujar Imam kepada wartawan di kantor sementara DPRD Sulawesi Selatan, Jalan Andi Pangerang Pettarani, Rabu kemarin.
Meski Imam tidak menyebut nama, namun putra sulung Wakil Ketua Umum PPP HM Amir Uskara ini memberi catatan bagi calon ketua umum dan sekretaris jendral yang baru, yaitu harus mampu membawa partai ini di parlemen pada pemilu 2029 mendatang.

“Intinya siapapun ketua umum nya dan sekjen. Mau kader atau figur eksternal harus mampu membawa PPP di parlemen,”ucapnya.
Menurutnya, yang terpinting membenahi ADRT partai yang dianggap lemah sehingga perlu diperbaiki. Soal figur, kata Imam, siapapun yang terpilih nantinya itulah yang terbaik.
Sebelumnya, Pelaksana tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kabupaten Bulukumba, Vikra Zulfikar Askar menilai Dr HM Amir Uskara layak masuk bursa calon Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP.
“Beliau (Amir Uskara.red) sangat layak. Kami DPC PPP Bulukumba siap mati kalau beliau maju di Muktamar ke-10 PPP,” kata Vikra Zulfikar Askar, Minggu (14/9).

Vikra Zulfikar Askar menegaskan totalitasnya mendukung Amir Uskara jika maju di Muktamar PPP, bukan tanpa alasan. Dia mengatakan, Amir Uskara merupakan tokoh PPP yang paling dituakan di Sulsel.
“Kami di DPC solid jika Pak Amir Uskara maju pada Muktamar nanti. Selain karena dituakan, memang ada kedekatan emosional yang sangat dekat beliau. Kedekatan itu terbangun sejak lama,” kata Vikra.
Lebih lanjut, Vikra yang merupakan putra dari almarhum H. Askar HL ini diminta tanggapannya terkait dinamika politik yang terjadi di PPP jelang Muktamar. Dia menanggapinya secara biasa-biasa saja. (rif)

source