BULUKUMBA, BKM — Angka kriminalitas di Kabupaten Bulukumba sepanjang tahun 2025 masih tergolong cukup tinggi. Dari Januari hingga Desember 2025, Satuan Reskrim Polres Bulukumba menerima 1.349 laporan polisi (LP).
Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto meminta semua elemen untuk terlibat aktif menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Dia terus mensupport jajarannya untuk bekerja lebih maksimal lagi di tahun-tahun mendatang.
“Polres Bulukumba berhasil menuntaskan beberapa kasus yang menonjol di tahun 2025,” ungkap AKBP Restu Wijayanto saat konferensi pers di depan Ruang Gelar Perkara Satreskrim Polres Bulukumba, Selasa (30/12). Ia didampingi Kasat Reskrim Iptu Muhammad Ali, Kasat Narkoba AKP Akhmad Risal, Kasat Lantas AKP H.M. Nawir, Kasi Humas AKP H. Marala, serta Kasi Propam Iptu Andi Panangrangi.
Dalam kesempatan itu, AKBP Restu Wijayanto mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada seluruh insan pers atas kerja sama, kritik, dan saran yang telah diberikan kepada Polres Bulukumba sebagai mitra dan kontrol sosial.
“Terima kasih atas kerja sama seluruh kawan-kawan dari media cetak, online, dan elektronik selama ini,” ujarnya
Dia kemudian mengimbau semua elemen masyarakat dalam menyambut Tahun Baru 2026 agar tidak menyalakan petasan dan menghindari euforia berlebihan.
“Mari kita wujudkan perayaan tahun baru yang aman, tenang, dan penuh makna tanpa euforia berlebihan, serta tetap menghargai saudara-saudara kita yang masih berduka akibat bencana alam,” tegas AKBP Restu Wijayanto.
Berdasarkan catatan Satreskrim Polres Bulukumba, dari 1.349 LP yang diterima, sebanyak 1.115 LP berhasil diselesaikan dengan kalkulasi tingkat penyelesaian mencapai 82,65 persen.
Adapun masus menonjol yang berhasil diungkap antara lain pencurian ternak (curnak), dengan keberhasilan mengungkap dan menangkap otak pelaku serta mengamankan 11 ekor sapi curian yang seluruhnya telah dikembalikan kepada pemiliknya.
Untuk kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), di pengujung tahun 2025 Satreskrim berhasil mengamankan empat orang pelaku, serta menyita 15 unit sepeda motor berbagai merek hasil pengembangan kasus.
Keempat pelaku masing-masing berinisial AC (34), IM (22), SP (50), dan RH (39). Adapun otak atau pun pelaku utama adalah AC, sedangkan tiga pelaku lainnya turut membantu dan melancarkan aksi curanmor tersebut.
Para pelaku beraksi di wilayah Kecamatan Bulukumpa, Rilau Ale, Kajang, Herlang, Bonto Tiro, dan Ujung Loe. “Pelaku utama diamankan di kediaman kawannya di Kecamatan Kajang,” jelas AKBP Restu Wijayanto. (ful)





