MAKASSAR,BKM.COM – Dalam momentum perayaan Hari Ulang Tahun Kota Makassar ke-418, Pemerintah Kota Makassar menghadirkan kado spesial bagi ribuan tenaga pengabdi yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan publik.
Jumlah tersebut terdiri atas 329 PPPK Tahap II Formasi 2024 dan 6.607 PPPK Paruh Waktu Formasi 2025, mencakup tenaga teknis, kesehatan, dan guru. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat meski diguyur gerimis.
Pelantikan ini menjadi angin segar bagi ribuan tenaga honorer yang telah mengabdi bertahun-tahun di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Wali Kota Munafri menyebut pelantikan tersebut sebagai bentuk penghargaan negara atas dedikasi dan loyalitas mereka.
“Banyak di antara Bapak Ibu yang telah mengabdi belasan hingga puluhan tahun. Pengabdian panjang itu adalah wujud komitmen dan kesetiaan yang patut kami apresiasi setinggi-tingginya,” ujar Munafri.
Ia menegaskan, seluruh PPPK yang dilantik telah melalui proses seleksi, verifikasi, dan validasi yang ketat untuk memastikan kompetensi dan integritas mereka.
Namun demikian, Munafri memberi peringatan tegas terkait kejujuran dalam proses administrasi.
“Jika di kemudian hari ditemukan pelanggaran, manipulasi dokumen, atau keterangan tidak benar, maka keputusan pengangkatan dapat dibatalkan. Tidak ada kompromi,” tegasnya.
Munafri menjelaskan bahwa Pemkot Makassar tengah bertransformasi menuju tata kelola pemerintahan berbasis human capital management. Karena itu, PPPK yang baru dilantik diharapkan mampu bekerja adaptif, profesional, dan berorientasi hasil.
“Gunakan kesempatan ini sebagai ruang aktualisasi diri. Jaga etika, disiplin, dan nilai-nilai ASN,” imbaunya.
Wali Kota juga mengajak seluruh pegawai memperkuat dedikasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Di akhir sambutan, ia sempat mencairkan suasana dengan pertanyaan yang disambut antusias para peserta.
“Pengangkatan PPPK hari ini adalah wujud nyata komitmen Pemkot Makassar membangun birokrasi profesional dan berintegritas. Saya berharap seluruh pegawai menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan hati yang tulus untuk melayani masyarakat,” ujarnya.
Ia menyampaikan kehadiran ribuan PPPK baru diharapkan dapat mempercepat pemerataan pelayanan khususnya di sektor pendidikan, kesehatan, dan teknis.
Kepala BKPSDMD Makassar, Kamelia Thamrin Thantu, menjelaskan bahwa pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan ketentuan nasional dan daerah, termasuk PP Nomor 49 Tahun 2023 tentang ASN, serta SK Wali Kota Makassar tertanggal 30 September 2025.
Kamelia menerangkan bahwa:
“Seluruh proses berjalan sesuai ketentuan, sebagai upaya memperkuat pelayanan publik melalui penataan aparatur yang profesional dan berintegritas,” ujarnya.
Pelantikan massal PPPK ini menjadi tonggak penting dalam pembangunan sumber daya manusia Kota Makassar, sekaligus upaya strategis menekan pengangguran dan memperkuat kualitas pelayanan publik—sejalan dengan visi menjadikan Makassar sebagai kota yang modern, inklusif, dan berdaya saing.
Artikel ini telah tayang di https://www.sonora.id dengan judul “Pemkot Makassar Beri Kado HUT Kota ke-418, 6.936 PPPK Resmi Dilantik”.(int)






