MAKASSAR, BKM–Pemerintah Kota Makassar berencana membangun SMA baru di pulau dengan konsep boarding school.
Langkah itu diambil setelah Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin melakukan lawatan ke beberapa pulau terluar yang masuk dalam wilayah Makassar.
Orang nomor satu Makassar itu mengaku sangat prihatin karena anak pulau yang ingin melanjutkan sekolah ke jenjang SMA lebih banyak yang terpaksa ke Makassar.
Mereka harus numpang di rumah keluarga, bahkan harus sewa rumah karena tidak mungkin harus pulang balik dari pulau ke Makassar. Belum lagi kalau cuaca buruk.
“Jadi kami berpikir ingin membangun SMA dengan konsep boarding school di pulau. Untuk lokasinya, baru akan kita kaji cocoknya di mana. Yang jelas di lokasi strategis diantara pulau-pulau terluar Makassar,” kata lelaki yang akrab disapa Appi.
Karena pembangunan SMA merupakan ranah Provinsi Sulsel, tentu Pemkot Makassar berharap bisa berkolaborasi menghadirkan sarana itu di pulau.
Politisi Partai Golkar itu mengatakan konsep boarding school paling cocok untuk sarana pendidikan di pulau.
Alasannya, agar peserta didik tidak perlu pulang balik dari rumah ke sekolah karena perjalanan laut berbeda dengan kondisi di daratan.
“Proses perjalanan antarpulau ke pulau lebih berisiko. Saat cuaca buruk gelombang laut tidak bisa diprediksi. Jadi memang harus boarding school,” tambahnya.
Para peserta didik nantinya akan disiapkan asrama-asrama tempat mereka tinggal.
Appi juga berjanji akan mempersiapkan perumahan yang representatif bagi para guru nantinya.
Bukan hanya itu. Mereka juga dijanjikan insentif yang cukup tinggi.
“Yang harus diatur juga, bagaimana tingkat kesejahteraan mereka. Harus ada insentif lebih yang diberikan untuk mereka. Kami akan susun dulu seperti apa konsepnya,” tandas Appi. (rhm)



