Pelajar SMKN 2 Parepare Hilang Terseret Arus di Pantai Lumpue

PAREPARE, BKM — Seorang pelajar SMK Negeri 2 Parepare dilaporkan hilang setelah terseret arus saat berenang di kawasan Pantai Wisata Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Sabtu (10/1).

Korban diketahui bernama Muhammad Ikmar (17), warga Jalan Reformasi, Kecamatan Bacukiki Barat. Hingga Sabtu sore, korban masih dalam pencarian intensif oleh tim gabungan.

Berdasarkan informasi di lapangan, korban berenang bersama sejumlah rekannya di Pantai Lumpue. Saat kejadian, dua pelajar SMK sempat terseret arus. Satu korban berhasil diselamatkan oleh warga sekitar dan langsung dilarikan ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis, sementara Muhammad Ikmar dinyatakan hilang terseret ombak.

Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Kota Parepare, Damkar, Polres Parepare, Brimob, Kodim 1405 Parepare, serta Tagana dikerahkan untuk melakukan pencarian. Proses pencarian dilakukan dengan menyisir sepanjang pesisir Pantai Lumpue.

Komandan Pos Basarnas (Danposar) Parepare, Agus Salim, mengatakan bahwa pencarian difokuskan pada metode penyisiran sejajar garis pantai, mengingat kondisi cuaca yang kurang bersahabat.

“Kami bersama tim SAR dari Brimob, BPBD, Tagana, Damkar, Polres, dan Kodim Parepare melakukan pencarian dengan cara membentang sejajar pantai dan menyisir lokasi tempat korban dilaporkan terseret arus,” ujar Agus Salim.

Ia menjelaskan, tingginya gelombang laut yang mencapai sekitar 2,5 meter menjadi kendala utama dalam operasi pencarian, sehingga penyisiran menggunakan perahu karet belum dapat dilakukan.

“Penyisiran dengan perahu karet belum memungkinkan karena ombak cukup tinggi, mencapai 2,5 meter,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Kepala BPBD Kota Parepare, Rasdy Gary Runtu, yang menyebutkan bahwa keterbatasan kondisi laut membuat tim hanya bisa melakukan pencarian di area pesisir.

“Gelombang sangat tinggi sehingga perahu karet belum bisa diturunkan untuk penyisiran ke tengah laut,” ungkap Rasdy.

Rasdy menambahkan, apabila hingga hari ini korban belum ditemukan, operasi pencarian akan kembali dilanjutkan pada hari berikutnya. Pihak BPBD bersama Basarnas juga telah menyiapkan pendirian posko di sekitar Pantai Lumpue untuk mendukung koordinasi dan kelancaran operasi SAR.

Pantai Lumpue tampak dipadati warga yang datang menyaksikan proses pencarian, termasuk keluarga korban yang terus menunggu kabar di lokasi.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih terus melakukan upaya pencarian terhadap korban yang hilang. (mup/D)

source