MAKASSAR, BKM–Program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan pemuda kembali menjadi sorotan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar.
Anggota Fraksi Nasdem DPRD Makassar, Saiful, menegaskan bahwa keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada kemampuan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menerjemahkan visi dan misi Wali Kota Makassar.
Menurut legislator asal Daerah Pemilihan (Dapil) II Makassar itu, jika program pemerintah kota dapat dijalankan dengan tepat sasaran, maka angka pengangguran di Makassar bisa ditekan secara signifikan.
”Kalau OPD mampu menerjemahkan program wali kota dengan baik, banyak pengangguran bisa terakomodir. Program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan pemuda itu penting untuk menjawab tantangan sosial yang kita hadapi,” ungkapnya, Minggu (28/9).
Saiful menilai, anak muda Makassar memiliki potensi besar di berbagai sektor. Hanya saja, mereka membutuhkan ruang, kesempatan, serta pelatihan agar dapat mandiri dan berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi daerah.
”Pemuda itu punya energi dan kreativitas. Tinggal bagaimana pemerintah menghadirkan wadah serta program pemberdayaan yang konsisten. Jika hal ini berjalan, saya yakin masalah pengangguran bisa ditekan,” katanya.
Fraksi Nasdem, lanjut Saiful, akan terus mengawal arah kebijakan Pemkot Makassar, khususnya yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat kecil. Ia menekankan bahwa persoalan kemiskinan tidak boleh hanya menjadi jargon politik, melainkan harus diwujudkan melalui program nyata yang berkelanjutan. (ita/rif)






