GOWA, BKM–Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI Dr Hj Meity Rahmatia melakukan kunjungan dan sosialisasi di Desa Berutallasa, Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa, Kamis (8/1).
Kedatangan Meity mendapat sambutan dari Ramli (50) yang langsung menyambut politisi perempuan tersebut sembari ternyum lebar.
“Momen ini telah kami tunggu-tunggu sejak 2025. Alhamdulillah, bu dewan akhirnya datang menemui kami kembali,”ujar Ramli dengan penuh rasa haru dan bahagia.
Ramli kemudian mempersilakan Meity bersama rombongan naik ke rumah panggung miliknya yang terletak di pinggir jalan di desa Berutallasa. Di atas rumahnya yang berukuran luas itu, Meity dan rombongannya bersantap siang dan bersilaturahmi dengan keluarga sang tuan rumah.
Usai jamuan makan siang itu, pertemuan dengan warga di halaman rumah pun digelar. Mereka yang hadir para kepala desa dan tokoh-tokoh masyarakat dari sembilan desa dan dua kelurahan di Kecamatan Biringbulu.
Ramli mengungkapkan, mereka terakhir bertemu Meity pada pemenangan pemilihan legislatif 2024 lalu. Dan sejak itu, masyarakat di desanya, menantikan kembali kedatangan anggota Komisi XIII DPR RI tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi terkait pembangunan di desa mereka.
“Kami mengucapkan selamat datang kepada Bu Meity. Semoga melalui pertemuan ini ukhuwah dengan masyarakat di daerah ini semakin kuat,”katanya.
Bukan hanya Ramli, namun sejumlah perwakilan masyarakat dari beberapa desa pun turut berbicara. Dan aspirasinya bisa dibilang seragam. Menurut mereka, daerahnya yang masuk dalam kawasan pegunungan Kabupaten Gowa sangat jauh tertinggal dari segi pembangunan.
Jalan-jalan di desa-desa yang masuk Kecamatan Biringbulu rusak berat dan sudah lama tidak mengalami perbaikan. Irigasi pertanian, dan beberapa fasilitas bangunan sekolah yang kurang mendapat perhatian pemerintah daerah. “Jalanan rusak parah. Daerah kami ini 70 persen masyarakatnya hidup dari pertanian dan perkebunan jagung. Irigasi sangat tidak mendukung, padahal pemerintah sedang mendorong swasembada di bidang pertanian. Begitu juga sarana pendidikan seperti bangunan sekolah perlu perbaikan agar anak-anak kami bisa merasakan proses pendidikan yang bermutu,”ungkap Mansi, warga Berutallasa.
Menanggapi berbagai keluhan masyarakat tersebut, Meity mengatakan akan berusaha membangun komunikasi dengan pemerintah, atau pihak-pihak yang terkait di tingkat pengambil kebijakan, baik di Kabupaten Gowa maupun di pusat.
Meity yang pernah duduk di DPRD Provinsi Sulsel ini mengatakan, walau bukan kewenangannya, sebagai perwakilan rakyat yang dipilih masyarakat Biringbulu, ia akan tetap memperjuangkan aspirasi tersebut.
“Saya menjadi anggota DPR RI, diantaranya karena dipilih oleh masyarakat Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa. Di senayan saya ditugaskan berurusan dengan Kementerian Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, LPSK dan lain-lain, tapi sebagai perwakilan bapak dan ibu sekalian maka saya tetap akan bekerja untuk menyambungkan berbagai masukan tersebut ke pengambil Keputusan. Yang penting kita berusaha dulu,”janji Meity.
Ia kemudian mencontohkan pembangunan BTS 4G Telkomsel yang kini dibangun di sejumlah titik di Kabupaten Gowa dan Takalar. Menurutnya, pembangunan ini tidak lepas dari perjuangan mereka sebagai perwakilan rakyat di Gedung Senayan.
“Pembangunan BTS 4G ini termasuk hasil perjuangan dan usaha. Alhamdulillah, diterima pemerintah. Saya tidak menjanji, tapi saya juga tidak akan mengatakan tidak. Sudah tugas saya sebagai perwakilan rakyat untuk mengadvokasi kebutuhan-kebutuhan masyarakat desa yang sangat mendasar ini. Kita usaha saja semampunya,”imbuhnya.
Sebelum menemui warga di rumah Ramli, ia meresmikan tower atau BTS 4G Telkomsel yang didirikan di Desa Julukanaya yang dihadiri Camat Biringbulu, HM Nasir dan para kepala desa. BTS itu dibangun melalui perjuangan Meity berdasarkan aspirasi dari masyarakat setempat.
Selama ini, jaringan selular dan internet di Kecamatan Biringbulu belum merata. Sinyal timbul-tenggelam atau menjadi area blank spot selular. Komunikasi masyarakat pun tak selancar dengan masyarakat di kota. Dengan kehadiran BTS ini, Meity berharap pembangunan sumber daya manusia di Kecamatan Biringbulu bisa berlangsung lebih baik.
“Jaringan selular merupakan kebutuhan dalam komunikasi jarak jauh saat ini. Internet juga dapat menjadi media untuk mengakses pengetahuan dan informasi bagi anak-anak dengan cepat agar memiliki wawasan yang luas,”jelasnya sembari meminta masyarakat menggunakan teknologi digital dengan cerdas dan bijaksana. (rif)






