MBG Langkah Optimis Menuju Generasi Emas

BERITAKOTAMAKASSAR.COM — Program Makan Bergizi Gratis yang diinisiasi pemerintah menjadi salah satu kebijakan paling ambisius dan visioner dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Dengan semangat pemerataan kesejahteraan dan peningkatan gizi anak bangsa, program ini hadir bukan sekadar sebagai proyek sosial, tetapi sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak generasi sehat, cerdas, dan produktif.

”Kebijakan ini diharapkan mampu menjawab persoalan klasik yang masih membayangi banyak daerah, seperti stunting, kekurangan gizi, serta ketimpangan akses pangan di kalangan pelajar dan masyarakat kurang mampu. Melalui distribusi makanan bergizi di sekolah-sekolah, pemerintah berupaya memastikan bahwa setiap anak mendapatkan hak dasar atas asupan nutrisi yang memadai, tanpa terkendala latar belakang ekonomi keluarga,” ujar Nur Faidah, mahasiswi Jurusan Akuntansi Universitas Wira Bhakti, Makassar.

Dari sisi moral dan sosial, menurut dia, program ini layak diapresiasi. Ia mencerminkan hadirnya negara dalam bentuk paling nyata memberi makan rakyatnya demi masa depan bangsa. Bila dilaksanakan secara konsisten dan transparan, kebijakan ini berpotensi menjadi tonggak baru dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia menuju Generasi Emas 2045.

”Namun, optimisme tersebut harus diimbangi dengan kesadaran akan berbagai tantangan di lapangan. Kritik yang muncul bukan berarti penolakan, melainkan panggilan untuk memperbaiki. Persoalan teknis seperti pendataan penerima manfaat, kualitas bahan pangan, hingga efektivitas distribusi harus menjadi perhatian serius. Tanpa pengawasan ketat, program mulia ini bisa saja tergelincir menjadi sekadar proyek seremonial yang sarat kepentingan jangka pendek,” tuturnya.

Selain itu, penting pula memastikan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, daerah, pihak sekolah, serta pelaku usaha lokal agar pelaksanaan program ini tidak hanya berjalan efektif, tetapi juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi mikro, terutama bagi petani dan UMKM penyedia bahan makanan.

Transparansi anggaran dan akuntabilitas publik menjadi kunci utama keberhasilan. Masyarakat harus diberi ruang untuk turut mengawasi dan menilai jalannya program, sehingga tujuan utamanya untuk mewujudkan generasi sehat dan berdaya saing tidak terdistorsi oleh praktik penyimpangan.

Dengan perencanaan matang, pelaksanaan disiplin, serta evaluasi berkelanjutan, program makan bergizi gratis bisa menjadi warisan kebijakan yang berpengaruh luas bagi masa depan Indonesia. Optimisme tetap harus dijaga, namun kritik konstruktif wajib didengar, agar cita-cita menghadirkan Indonesia yang sehat, kuat, dan sejahtera benar-benar terwujud. (yus)

 

Artikel MBG Langkah Optimis Menuju Generasi Emas pertama kali tampil pada Berita Kota Makassar.

source

News Feed