MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Lurah Daya Kecamatan Biringkanaya, Nur Alam membantah melakukan praktik pungli dan mempersewakan pelataran Ruko di poros Jl Perintis Kemerdekaan, Daya.
Nur Alam menyebut, mantan RT 4 Burhanuddin telah memfitnah dirinya dengan menyebar informasi hoaks ke media.
Dalam vidio yang beredar di media sosial, Lurah Daya Nur Alam mendatangi langsung mantan RT Burhanuddin ke rumahnya beberapa waktu lalu. Ia meminta klarifikasi atas statementnya di media yang menuduh Lurah Daya melakukan pungli dan mempersewakan pelataran Ruko depan Honda Perintis Kemerdekaan, Daya.
“Pak, saya mau tanyaki. Kenapa kita bilang saya yang sewakan pelataran ruko? kenapa kita tuduh saya seperti itu?,” kata Nur Alam saat menemui RT Burhanuddin di rumahnya.
“Siapa yang bilang, kenapa kita tuduh saya yang sewakan lahan depan ruko. Jangan sebar fitnah pak, itu fitnah. Justru kita itu yang mempersewakan awalnya itu lahan, kau sudah nikmati uangnya, baru kau tuduh saya yang mempersewakan. Fitnah itu pak, fitnah,” ujar Nur Alam dengan nada tinggi.
Ia pun meminta Pak Bur, turun bersamanya untuk menemui pedagang yang menyebut lahan itu disewakan. “Ayo kita kesana, kita sama-sama datangi pedagang, siapa yang bilang saya yang persewakan itu lokasi,” ujarnya.
Hanya pak Bur, menolak ajakan Lurah Daya ke lokasi dengan alasan dirinya tidak ada lagi urusan disana, karena tak lagi menjabat ketua RT. “Janganmi saya kesana, kitami sendiri yang kesana. Saya tidak ada urusan kesana. Tanyakanmi sendiri ke pedagang. Karena pedagang sendiri yang bilang ke saya seperti itu,” kata Pak Burhanuddin.
Bur mengakui, bahwa awalnya memang dirinya yang mempersewakan lahan tersebut. “Memang saya dulu (Persewakan) tapi itu saya kerjasama dengan pemilik Ruko, saya perbaiki semua itu pelataran. Saya bikin UMKM kearifan lokal disitu,” kata dia.
Minggu kemarin, Pak Bur kembali menghubungi media ini via telepon WA. Ia mengakui telah mempersewakan lokasi itu sejak menjabat RT. Namun setelah dirinya diganti sebagai RT, dia tak lagi mengelola lokasi tersebut.
“Sejak saya berhenti RT, ada yang lanjutkan itu sewa lahan. Ada lagi yang memungut sewa lahan disitu, cobameki tanya pedagang disitu. Hampir semua pedagang disitu temanku, dia curhat sama saya, kalu ibu lurah yang ambil sewanya itu lahan. Ada beberapa pedagang yang siap menyanyi,” tegas Burhanuddin. (drw)
Artikel Lurah Daya Bantah Persewakan Pelataran Ruko: Saya Difitnah pertama kali tampil pada Ujung Jari.




