Lurah Berua Andi Suryanti Bujuk Korban Pungli PTSL di Daya untuk Berdamai?

MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Polemik dugaan pungutan liar (pungli) dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kelurahan Daya kini melebar. Bukan hanya oknum Lurah Daya yang disorot, namun Lurah Berua, Andi Suryanti, diduga ikut membujuk korban pungli, Agus Mangga, untuk menghentikan pemberitaan di media.

Agus Mangga mengungkapkan, sejak kasus dugaan pungli PTSL mencuat, dirinya dihubungi sejumlah pihak yang meminta agar ia berdamai dengan Lurah Daya, Nur Alam.

“Ada beberapa orang yang menelepon saya, termasuk Lurah Berua Andi Suryanti. Mereka minta untuk menyudahi pemberitaan di media terkait dugaan pungli PTSL di Kelurahan Daya. Bahkan paman saya dan beberapa orang dekat juga meminta saya berdamai,” kata Agus Mangga, Jumat (21/11/2025)

Ia mengaku heran karena upaya untuk meredam pemberitaan tidak dilakukan langsung oleh Lurah Daya, melainkan melalui berbagai perantara.

“Lurah Daya itu melingkar ke mana-mana, cari jalan mau damai dengan saya. Tapi dia pakai perantara, ada beberapa orang yang dia suruh bujuk saya untuk berhenti di media. Saya tidak mau, tidak begitu caranya. Selama ini Bu Lurah memperlakukan saya seperti orang lain, padahal saya sudah banyak membantu,” tegas Agus.

Agus juga menyampaikan bahwa keluarganya ikut didatangi dan dibujuk agar dirinya menghentikan laporan dan pemberitaan. “Bahkan, ibu lurah mengiming imingi keluarga saya untuk diuruskan sertifikat PTSL secepatnya. Ini bukan persoalan serrifikat lagi, tapi caranya ibu lurah yang tidak becus,” kata Agus.

“Menurut om saya, Lurah Daya itu sampai menangis-menangis mau berdamai. Tapi saya tegaskan, saya tidak mau.” tambah dia.

Lebih lanjut, Agus menyebut bahwa Lurah Berua, Andi Suryanti, juga menghubunginya melalui telepon.

“Lurah Berua telepon saya untuk berdamai,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Berua Andi Suryanti yang dikonfirmasi mengatakan, dirinya menelpon ke Pak Agus hanya ingin mengetahui persis duduk permasalahannya.

“Saya dan pak Agus teman baik, sama ibu lurah Daya juga saya berteman. Saya hanya heran saja, kenapa pak Agus dan lurah Daya berseteru seperti ini. Padahal mereka berdua akrab sekali dari dulu,” kata Andi Suryanti.

Kasus dugaan pungli PTSL di Kelurahan Daya sebelumnya memicu perhatian publik setelah sejumlah warga mengaku diminta biaya hingga Rp2,5 juta untuk pengurusan sertifikat tanah, padahal program tersebut seharusnya gratis. (drw)

Artikel Lurah Berua Andi Suryanti Bujuk Korban Pungli PTSL di Daya untuk Berdamai? pertama kali tampil pada Ujung Jari.