MAKASSAR, BKM–Debat Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Palopo, di Hotel Claro Makassar, Sabtu (17/5). Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan memastikan kesiapan teknis pelaksanaan debat publik tersebut.
Komisioner KPU Sulsel, Hasruddin Husain, menyampaikan bahwa berbagai aspek pengamanan serta perubahan format debat menjadi perhatian utama dalam penyelenggaraan kali ini.
“Persiapan telah kami matangkan bersama sejumlah pihak, termasuk jajaran kepolisian, Brimob, dan pengawas pemilu,” ujar Hasruddin, Jumat (16/5).
Menurutnya, pengaturan teknis mencakup tidak hanya jalannya debat di dalam ruangan, tetapi juga protokol ketat sejak pasangan calon (paslon) berangkat hingga kembali dari lokasi debat.
“Fokus kami adalah mengatur alur keberangkatan, keamanan, dan kepulangan masing-masing paslon demi kelancaran acara,” tambahnya.
Ia menekankan bahwa keberhasilan debat publik tidak hanya ditentukan oleh substansi diskusi, tetapi juga oleh keamanan dan kenyamanan semua pihak yang terlibat.
Dari sisi substansi, KPU juga melakukan penyesuaian terhadap mekanisme debat. Jika sebelumnya debat berlangsung lebih dari tiga jam, kini durasinya dipadatkan agar lebih fokus tanpa mengurangi esensi.
“Kami merumuskan format baru yang tetap terdiri dari enam segmen, namun dengan penekanan pada substansi perdebatan di segmen keempat dan kelima,” jelas Hasruddin.
Pada dua segmen utama tersebut, masing-masing paslon diberikan kesempatan untuk saling bertanya dan merespons secara langsung.
“Format ini kami rancang agar terjadi adu gagasan yang lebih tajam antar paslon. Tujuannya adalah menciptakan dialog yang lebih intensif, bukan sekadar tanya jawab formal,” tutupnya.
Melihat PSU Palopo, Sekretaris Provinsi Sulsel, Jufri Rahman, mengatakan didalam politik tidak ada kata andai-andai, selesai nanti baru jelas pemenangnya
“Jangan dulu berandai-andai, selesai nanti baru jelas pemenangnya. Pertarungan politik bukan benar salah, tapi menang kalah. Karena itu harus menang dengan caramu sendiri.
Kemarin saya sama Walikota Palopo di KPK, saya tanya bagaimana kondisi. Aman pak, saya tanya ketua KPU Sulsel bilang sudah siap. Tidak ada lagi gugatan, kita harap, kita harus selalu optimis kalau berbaik sangkajadi baik,” ucap Jufri Rahman dikantor Gubernur Sulsel, Jumat (16/5). (jun/rif)






