MALILI, BKM — Kadis Kesehatan Adnan D Kasim memimpin Tim KKS Kabupaten melakukan penilaian desa sehat di Kecamatan Malili baru-baru ini. Penilaian desa sehat telah memasuki hari kelima. Dalam arahannya, dr Adnan mengatakan, penilaian desa sehat ini tidak harus juga masuk ke dalam kesembilan tatanan.
“Ada banyak hal yang perlu diperhatikan dan dievaluasi dalam penilaian ini, tetapi tidak mewajibkan harus di kesembilan tatanan ini terpenuhi karena ada indikator tatanan yang tidak ada di desa tersebut,” ungkap Adnan.
Lebih lanjut, Kadis Kesehatan ini mengimbau kepada para koordinator untuk cekatan dalam mendampingi tim KKS Kabupaten. “Saya mengimbau kepada para koordinator disetiap tatanan untuk berkerja maksimal mendampingi tim saat melakukan penilaian agar kami juga bisa memberikan masukan yang perlu dilengkapi oleh desa,” imbaunya.
Kadiskes berharap agar kolaborasi selama penilaian juga dapat dijaga. “Sembilan tatanan ini melibatkan beberapa link sektor terkait. Olehnya itu, saya berharap kita semua bisa bersinergi dengan baik agar saat tim KKS Provinsi datang tidak ada yang kurang saat penilaian,” tandas Adnan.
Adapun sembilan tatanan penilaian yakni kehidupan masyarakat sehat mandiri, pemukiman dan fasilitas umum, pasar rakyat, satuan pendidikan, pariwisata, transportasi dan tertib lalu lintas jalan, perkantoran dan perindustrian, perlindungan sosial dan pencegahan dan penanggulangan bencana. Desa yang menjadi lokus penilaian desa sehat hari ini desa Lanskap dan desa Pasi-pasi.
Turut hadir, Camat Malili, Ketua TP PKK Kecamatan Malili dan jajarannya, Staf Ahli TP PKK Lutim dan jajarannya, Kepala Desa Laskap dan Pasi-pasi, Kapus Malili, dan Kader Posyandu. (rls)






