MALILI, BKM — Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam memimpin rapat koordinasi (Rakor) membahas enam draft rencana kerja strategis bersama swebagai upaya memperkuat peran Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) demi kesejahteraan masyarakat Luwu Timur di Ruang Rapat Bupati baru-baru ini.
Rapat menjadi momentum berharga untuk menggali dan menyempurnakan sejumlah program Baznas yang tak hanya berfokus pada pengelolaan zakat, tetapi juga memastikan pelaksanaan kewajiban sosial ini memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam kesempatan itu Irwan menekankan percepatan penyusunan Surat Keputusan (SK) terkait pengangkatan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang meliputi CPNS, PPPK, dan pegawai paruh waktu. Dia mengusulkan agar segera diterbitkan surat edaran yang menegaskan kewajiban membayar zakat bagi seluruh ASN, dengan target implementasi pada bulan September.
”Draft terkait SK ASN dan surat edaran zakat harus segera disiapkan agar tidak menunda keberlangsungan program ini,” ujar Irwan.
Dia juga menegaskan pentingnya sosialisasi yang masif melalui promosi dan informasi dari Baznas agar seluruh ASN dan masyarakat luas memahami serta mendukung kebijakan ini.
”Keberhasilan program zakat sangat tergantung pada kesiapan dan kelancaran pelaksanaannya. Kami mendorong Baznas untuk terus melengkapi semua perangkat pendukung agar proses berzakat menjadi mudah dan berdampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkas Irwan.
Enam draft yang dibahas dalam rapat tersebut mencakup berbagai bidang strategis, yaitu surat keputusan Bupati Luwu Timur tentang zakat bagi ASN dan pegawai BUMN, rencana kerja sama antara Baznas dan PT Vale dalam pengelolaan zakat karyawan, program pengembangan balai ternak sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi masyarakat, rencana studi banding Baznas Luwu Timur ke empat wilayah di Pulau Jawa, yakni Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta, penambahan dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Luwu Timur untuk mendukung tiga pimpinan dan tiga pengawas Baznas dan pengusulan pengadaan kendaraan operasional guna menunjang distribusi logistik dan kebutuhan pokok.
Rapat juga dihadiri Dewan Pengawas Baznas, Herdinang dan Rusdi Daming; Ketua Baznas, Fahri Ansyah; Wakil Ketua II, H. Hamka; serta para staf Baznas Lutim. (rls)






