MAKASSAR, BKM–Politisi senior Partai Golkar Dr Ilham Arief Sirajuddin (IAS) menarasikan kedekatan emosional yang telah mengakar kuat dengan keluarga besar Gereja Segala Bangsa (GESBA) Pusat Makassar yang telah sukses menyelenggarakan Christmas Celebration bertajuk ‘Yesus Juruselamat Segala Bangsa’, bertempat di gedung gereja yang berlokasi di Jalan Sungai Celendu No.22A, Rabu (17/12) malam.
“Sejak amanah sebagai Wali Kota saya emban bertahun-tahun silam, saya selalu hadir dan nyaris tak pernah absen dalam setiap perayaan natal maupun agenda besar di gereja ini,”ujar IAS mengenang memori yang telah terjalin lama.
IAS menambahkan bahwa dirinya beserta sang istri, Aliyah Mustika Ilham, senantiasa merajut interaksi yang intens dengan para hamba Tuhan dan jemaat, baik dalam ranah sosial maupun aspirasi politik. Ia mengisahkan bagaimana sokongan tulus dari seluruh jemaat dan pelayan Tuhan di GESBA Pusat Makassar turut andil dalam mengantarkan pasangan Mulia (Munafri – Aliyah) memenangkan kontestasi Pilwali sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih.
Dalam nuansa penuh refleksi tersebut, IAS juga mengajak jemaat untuk menjadikan Natal 2025 sebagai titik tolak kepedulian sosial, terutama bagi para penyintas bencana di wilayah Sumatera. Ia memberikan pengingat penting mengenai urgensi menjaga keseimbangan ekosistem sebagai tanggung jawab kolektif demi keberlangsungan generasi masa depan.
Menutup untaian kalimatnya, IAS menyampaikan ucapan Selamat Natal 2025 dengan harapan besar agar tahun 2026 menjadi tahun kebangkitan Indonesia yang lebih sejahtera dan berkeadilan. Ia pun mendorong seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi merawat Kota Makassar agar tetap menjadi hunian yang inklusif dan memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi seluruh warganya.
Selain IAS, juga hadir yang mewakili Wali Kota Makassar, yakni Kadisnaker Nielma Palamba, serta deretan hamba Tuhan dari Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Sulsel. Kehadiran para tokoh ini memancarkan spirit sinergitas dan persaudaraan lintas sektoral demi memupuk kohesivitas sosial yang harmonis.
Ps. Dr. Immanuel Darsana, M.Th, sang orator surgawi dari Gereja Jemaat Kristen Indonesia (GJKI) Bali, didaulat memimpin jalannya ibadah. Ia menekankan bahwa Natal bukanlah sekadar rutinitas liturgi tahunan, melainkan sebuah manifestasi iman untuk menghayati eksistensi Yesus sebagai perwujudan kasih ilahi bagi kemanusiaan. Ia mengajak jemaat untuk merefleksikan kembali rancangan agung Tuhan melalui pola hidup yang mengejawantahkan kebenaran dan keteladanan moral.
Lebih jauh, Ps. Immanuel yang juga menakhodai Bless Bible College Online (BBCO) ini, memotivasi umat Kristiani untuk tampil sebagai pembawa misi surgawi yang mampu menginisiasi transformasi positif di lingkungan sekitar.
Di tengah dinamika zaman yang kian kompleks, ia berharap umat mampu menjadi mercusuar harapan. Menyongsong fajar 2026, ia melantunkan doa agar jemaat kian terberkati dan konsisten dalam pengabdian pelayanan, bersandar pada kasih Tuhan yang melampaui segala akal.
Sambutan hangat juga datang dari Ketua DPD API Sulsel, Pdt. Daniel S. Kusbin. Ia menitipkan pesan sukacita Natal dan selamat menyongsong tahun baru 2026 kepada seluruh jemaat, sembari mengajak semua pihak untuk memaknai kehadiran Kristus sebagai Sang Juru Selamat yang membawa perdamaian bagi seluruh umat manusia di muka bumi.
Keseruan acara semakin memuncak dengan pementasan drama teatrikal kelahiran Sang Kristus yang dibawakan secara apik oleh anak-anak Sekolah Minggu GESBA. Atmosfir syukur kian kental saat harmoni puji-pujian rohani dikumandangkan secara bergantian oleh Paduan Suara DPD API Sulsel dan Paduan Suara Jemaat GESBA Pusat Makassar serta Vokal Grup Tiranus. (rif)












