MAKASSAR, BKM — Proses pemulangan gelombang Pertama diawali oleh Kloter 1 Upg yang diisi 393 Jemaah dan Petugas asal Kota Makassar.Takeoff dari Bandara Amir Muhammad Bin Abdul Aziz (AMMA), Rabu (11/6) hari ini, pukul 03.00 WAS dan diperkirakan tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar malam pukul 22.15 Wita.
Kakanwil Kemenag Prov Sulsel sekaligus Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi/Debarkasi Makassar (UPG) Ali Yafid, menyatakan bahwa PPIH embarkasi debarkasi Makassar sudah sangat siap menyambut kedatangan jemaah haji ditanah air, karena rutinitas ini setiap tahun sudah berlangsung.Kalaupun ada perubahan paling pada system layanan dan rekayasa operasional penerimaan Jemaah haji.
“Yang pasti PPIH Embarkasi/Debarkasi Makassar tetap berkomitmen memberikan layanan terbaik kepada jemaah haji kita, tentunya dengan terus berkoordinasi dengan seluruh stake holder termasuk Panitia PPIH daerah dan provinsi yang masuk di Embarkasi/Debarkasi Makassar,” ungkap Ali Yafid di Makassar, Selasa (10/6).
Saat ini jemaah haji Indonesia khususnya yang berasal dari Embarkasi Makassar sudah selesai melaksanakan seluruh rangkaian puncak haji mulai dari Wukuf di Arafah, Mabit di Muzdalifah dan Mina serta Melontar di Jamarat, dan semuanya sudah berada kembali di hotel atau pemginapannya masing masing.
“Bus Sholawat yang selama ini menjadi alat transportasi jemaah haji Indonesia yang mengantar jemput dari hotel tempat tinggalnya ke Masjidl Haram untuk melaksanakan sholat lima waktu sudah Kembali beroperasi Selasa (10/6), setelah sempat dihentikan operasionalnya saat jelang puncak haji di Armuzna,” tambah Ali Yafid.
Hingga Selasa (10/6) berdasarkan data Siskohat, jumlah jemaah haji asal Embarkasi Makassar yang wafat sudah mencapai angka 21 orang, sebagian besar wafat di Kota Mekkah dan dimakamkan di Sharaya. (jun)




