BERITAKOMAKASSAR.COM — Duta Kampus Sulawesi Selatan 2025 Firyal Fadhilah melaksanakan program kerja dan advokasi bertajuk One Care Movement dengan mengusung tagline Satu Kepedulian, Tiga Pilar Perubahan. Program ini berfokus pada tiga pilar utama, yaitu kesehatan, pendidikan, dan pengembangan karakter, yang menjadi landasan penting dalam membangun generasi muda yang peduli dan berdaya saing.
Kegiatan One Care Movement dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap menurunnya nilai kepedulian sosial di masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda. Melalui gerakan ini, Duta Kampus Sulsel berupaya menumbuhkan kembali semangat kepedulian sesama dan mengajak mahasiswa untuk turut berperan aktif dalam pengabdian kepada masyarakat.
Program perdana dilaksanakan di Panti Asuhan Rezky Amaliah Makassar dengan kegiatan mengajar, edukasi karakter, pendidikan kesehatan, dan pemeriksaan antropometri bagi anak-anak panti. Kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat di kawasan padat penduduk Tanjung Bunga, Makassar, meliputi pemeriksaan antropometri, tekanan darah, dan kadar gula darah.
“Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menumbuhkan kepedulian nyata di masyarakat. Melalui One Care Movement, kami ingin menginspirasi mahasiswa agar berbuat dan berbagi lebih banyak untuk sesama,” ujar Firyal Fadillah, mahasiswa Pendidikan Dokter Universitas Hasanuddin, selaku penggagas program.
Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan kolaborasi lintas bidang antara Duta Kampus Sulawesi Selatan 2025, Yayasan Muda Inspiratif Berkarya (YMIB), serta rekan sejawat dari disiplin ilmu gizi dan pendidikan dokter gigi. Sinergi ini memperkuat nilai gotong royong dan semangat kolaborasi dalam mengimplementasikan kegiatan sosial berbasis pendidikan dan kesehatan.
Menurut Adv. Marinus Sonda, S.H., selaku pembina sekaligus pendiri Yayasan Muda Inspiratif Berkarya, kegiatan One Care Movement merupakan kolaborasi perdana antara YMIB dan Duta Kampus Sulsel yang berhasil menggabungkan dua bentuk pengabdian sekaligus, yakni pendidikan dan pengajaran untuk anak-anak dan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat umum.
“Program ini memiliki nilai strategis karena menjangkau berbagai lapisan masyarakat, dari wilayah marginal hingga perkotaan dan nantinya ke pelosok desa. Ini merupakan bentuk konkret kontribusi mahasiswa terkait pengabdian kepada masyarakat,” ungkap Marinus Sonda.
Selanjutnya, kegiatan One Care Movement direncanakan akan dilaksanakan di daerah pelosok dan kawasan car free day untuk memperluas dampak sosial kepada masyarakat luas. Program ini juga menjadi bagian dari persiapan Duta Kampus Sulawesi Selatan menuju ajang Nasional Duta Kampus Indonesia 2025 yang akan diselenggarakan di Provinsi Banten pada 27–30 November 2025.
“Harapan saya, kegiatan ini tidak hanya berhenti di satu tempat. One Care Movement harus menjadi gerakan bersama untuk menumbuhkan kembali rasa peduli antar sesama dan membawa Sulawesi Selatan berprestasi di kancah nasional,” tutup penggagas program.
One Care Movement merupakan program pengabdian masyarakat yang diinisiasi oleh Duta Kampus Sulawesi Selatan 2025. Program ini berfokus pada tiga pilar utama yaitu kesehatan, pendidikan, dan pengembangan karakter yang diwujudkan melalui kegiatan sosial seperti edukasi anak, pengajaran karakter, dan pemeriksaan kesehatan gratis. (*)
Artikel Duta Kampus Sulsel Firyal Fadhilah Gelar One Care Movement, Satu Kepedulian, Tiga Pilar Perubahan pertama kali tampil pada Berita Kota Makassar.




