MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Debut Darmawangsyah Muin sebagai salah satu pemimpin muda berbakat di Sulsel dinilai berpotensi menduduki beberapa organisasi besar di wilayah selatan Sulawesi. Salah satunya adalah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
Potensi dan peluang itu terbuka. Bahkan kans untuk maju sebagai salah satu calon Ketua Umum KONI Sulsel terbuka lebar. Politisi muda yang telah memperlihatkan potensinya memimpin pasca memenangkan Pilkada Gowa 2024 lalu sebagai Wakil Bupati Gowa berpaket dengan Husniah Talenrang sebagai Bupati Gowa, membuat sejumlah kalangan tidak ragu DM (begitu sapaan akrab Darmawangsyah Muin) mampu memimpin induk organisasi olahraga ini.
Bukti peluang itu juga terlihat dari keseriusan DM (begitu sapaan popular publik untuknya) mencalonkan diri sebagai calon ketua KONI Sulsel untuk periode 2025-2029. Peluang itu lebih besar lagi sebab DM mempercayakan tim pemenangannya dalam kompetisi pemilihan Ketua KONI Sulsel ini pada Devo Khaddafi yang juga sebagai Ketua PBSI Sulsel dua periode dan dikenal sebagai tokoh pemuda legendaris Sulsel.
Tim pemenangan DM terlihat saat Wabup Gowa ini hadir di kantor KONI Sulsel di Jl Sultan Hasanuddin, Makassar pada Senin (3/11) sore untuk mengembalikan formulir pendaftarannya pada bursa Caketum (calon ketua umum) KONI Sulsel tersebut.

Usai menyerahkan berkas formulirnya kepada panitia penjaringan dan penyaringan di kantor KONI Sulsel tersebut, DM menyatakan kesiapannya memimpin KONI Sulsel.
“Saya bersyukur bisa mengembalikan berkas pencalonan hari ini. Visi dan misi saya sudah saya tuangkan dalam dokumen resmi. Saya menyatakan siap maju karena adanya dukungan dari pemerintah daerah, pemerintah kota, KONI daerah dan cabang olahraga di Sulsel,” kata DM.
Suami Andi Tenri Indah yang juga seorang legislator Partai Gerindra dan saat ini duduk di kursi Fraksi Partai Gerindra DPRD Sulsel hadir didampingi Devo Khaddafi serta dua politisi muda DPRD Makassar yakni Pahlevy dan Faried Rayendra.
Dihadapan seluruh pihak yang hadir menyaksikan pengembalian formulirnya itu, DM menyampaikan tekadnya menjadikan KONI Sulsel sebagai lembaga yang unggul, tangguh dan berdaya saing dengan tetap berlandaskan kearifan lokal masyarakat Sulawesi Selatan.
“Dalam sebuah pertandingan kita harus membawa semangat juang. Itu saya tulis dalam misi saya. Saya hadir karena siap untuk maju memimpin KONI Sulsel,” ucap DM.
DM menilai perkembangan KONI Sulsel beberapa tahun terakhir mengalami penurunan, bukan karena masalah di kepengurusan tapi lemahnya komunikasi internal.
“Saya sudah berkomunikasi dengan Ketua KONI sekarang, Pak Yasir Mahmud. Kita saling berbagi pandangan. Masalahnya ada di komunikasi antara KONI dan Pemprov yang belum sejalan. Ke depan, saya ingin menyatukan semua kepentingan demi kemajuan olahraga Sulsel,” harap DM.
Menurut DM, jika terpilih memimpin KONI Sulsel maka dirinya berkomitmen memperbaiki sistem komunikasi dan manajemen KONI Sulsel serta mengembangkan potensi olahraga di seluruh kabupaten dan kota.
“Kalau KONI Sulsel berprestasi, yang terangkat bukan hanya nama KONI, tapi juga pemerintah provinsi dan masyarakat Sulsel. KONI hanya memberikan pengarah dan pembimbing bagi seluruh cabang olahraga,” kata DM.
Selain menilai lemahnya komunikasi lingkup KONI dengan pemerintah, DM juga menyoroti penurunan anggaran KONI Sulsel dalam beberapa tahun terakhir. Sebagai mantan anggota DPRD Sulsel dua periode, DM menilai hal tersebut perlu dibenahi.
“Saya ingin memperjuangkan agar anggaran KONI kembali meningkat, karena prestasi olahraga membutuhkan dukungan anggaran yang memadai,” tegasnya.
Sementara itu, Chalik Suang selaku Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Calon Ketua KONI Sulsel periode 2025–2029 menyebutkan jika sejak jadwal pengembalian formulir dibuka, hingga Senin hari ini baru DM yang mengembalikan formulir pencalonannya.
Dikatakan Chalik, sejak dibuka pendaftaran, ada lima orang yang mengambil formulir. Namun hingga sore tadi baru DM yang mengembalikan formulir.
“Iya ada lima orang mengambil formulir tapi hingga sore ini baru pak DM yang mengembalikan berkas. Dan kami informasikan, pengembalian kami tutup malam ini pada pukul 23.00 Wita,” kata Chalik.
Dikatakan Chalik, dukungan terhadap DM telah memenuhi syarat pencalonan. DM sebut Chalik telah didukung 22 dari 24 KONI kabupaten kota di Sulsel serta 18 cabor (cabang olahraga).
“Syarat minimal dukungan itu sembilan dan Pak DM sudah melampauinya. Tapi nanti tetap bergantung pada kehadiran peserta yang memiliki hak suara dalam Musorprov,” jelas Chalik.
Musorprov atau musyawarah olahraga provinsi KONI Sulsel sendiri dijadwal pada 19 November 2025 atau 21 hari ke depan. Dan rencananya dihelat di salah satu hotel di Makassar. –
Artikel Didukung 22 Daerah dan 18 Cabor, Peluang Besar DM Pimpin KONI Sulsel pertama kali tampil pada Ujung Jari.




