Chalik Suang Kawal Musorkab KONI Gowa, Diagenda Akhir Desember 2025

GOWA, UJUNGJARI.COM — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Gowa kini mulai mempersiapkan pemilihan pengurus baru untuk periode 2025-2029. Persiapan menuju pemilihan itu kini mulai digagas dan dikawal langsung Chalik Suang selaku Plt Ketua KONI Gowa yang juga pengurus KONI Sulsel.

Musorkab ini dipersiapkan setelah masa kepengurusan Rahmawati Bangsawan (Neno) selaku Ketua KONI Gowa (dua periode) telah berakhir.

Senin (22/12) siang di Peace Room Pemkab Gowa berlangsung rapat koordinasi pelaksana Musorkab KONI Gowa tahun 2025. Rakor ini dipimpin Chalik Suang dan dihadiri Kadis Pemuda Olahraga Kabupaten Gowa Ary Mahdin Aspari serta sejumlah ketua-ketua cabor yang juga selaku panitia pelaksana.

Dalam kesempatan itu, Chalik Suang berharap pelaksanaan Musorkab KONI Gowa dapat berjalan lancar dan sukses serta sesuai aturan yang tertuang dalam AD/ART organisasi.

Chalik Suang mengatakan, KONI adalah induk dari semua cabang olahraga (cabor). Keberadaan KONI sebagai induk tentunya diharap jadi wadah untuk melahirkan atlet handal serta prestasi cabor binaan.

“Jadi KONI itu bukan hanya bertanggung jawab untuk administrasi, bertanggung jawab anggaran tapi yang paling penting adalah bertanggung jawab prestasi. Yang ketiga ini yang maha berat karena itu KONI mengembang amanah besar dan berat, ” kata Chalik Suang.

Dikatakannya, untuk pemilihan bakal calon Ketua KONI Gowa dibutuhkan figur yang tepat.

“Bagaimana musyawarah ini melahirkan sosok ketua yang memang handal yang memenuhi syarat, yang paham masalah olahraga, yang punya kepedulian terhadap olahraga, punya waktu untuk olahraga dan mau korban apa saja dalam rangka meningkatkan prestasi. Dan calon ketua KONI ini harus mendapatkan dukungan minimal 30 persen dari jumlah cabor yang ada di daerahnya, baru bisa mencalonkan diri, ” terang Chalik Suang.

Chalik Suang pun mengatakan bahwa kepengurusan yang baru nanti harus ada perubahan yang lebih baik ke depan.

“Salah satu syarat untuk bisa lebih maju tentu bukan hanya ketuanya yang harus bagus tapi juga kabinetnya yang mendampingi. Yaa kita harus benar-benar selektif memilih calon pengurus yang memiliki pengetahuan yang luas terkhusus soal olahraga. KONI berbeda dengan organisasi lain. Pertanggung jawaban prestasi menjadi titik berat. Kenapa berat karena dana yang dipakai adalah dana rakyat (APBD) tentu rakyat akan bertanya dan Pemerintah juga selaku pengelola anggaran akan bertanya tentang kerja KONI, ” papar Chalik Suang.

Dipaparkannya, seluruh KONI di semua tingkatan mengeluh anggaran kurang. Sesuai Pepres No 1 tahun 2022 tentang recofusing, tentang efisiensi sehingga semua dikurangi. Sehingga semua KONI merasakan dampaknya.

“Tetapi KONI tidak bisa larut dengan masalah ini, tidak bisa apatis, tidak bisa patah semangat. KONI harus menyesuaikan diri mengubah pola pembinaannya. Ketika dulu banyak dana dikelola, nah sekarang bagaimana pun kita harus terima kondisi itu. Sementara di sisi lain kita harus dituntut untuk peningkatan prestasi. Makanya, KONI Gowa pun nantinya harus kita ubah polanya. Mungkin kita harus prioritaskan olahraga yang banyak menghasilkan medali tapi kecil dia punya anggaran. Mungkin kita harus membina olahraga yang perorangan seperti bela diri karena kecil anggarannya, renang atau lari. Mungkin sedikit cabor yang kita atau KONI bina tapi fokus pada potensi perolehan medali besar, ” ungkap Chalik Suang.

Diakuinya, KONI adalah organisasi plat merah. Karena itu tentu sebaik-baik Ketua KONI terpilih yang tepat dan direstui oleh pemerintah kabupaten.

“Kenapa harus demikian? Karena berdasarkan UU No 11 tahun 2022 tentang keolahragaan, sumber dana untuk KONI itu berasal dari APBD. Sehingga tentu sebaik-baiknya calon ketua adalah yang direstui oleh pemimpin daerah begitupun cabornya harus ikut. Karena KONI sumber dananya dari dana pemerintah dan memang KONI adalah organisasi plat merah, ” papar Chalik Suang.

Kadis Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gowa Ary Mahdin Aspari mengapresiasi rencana Musorkab KONI Gowa. Pihaknya pun siap memfasilitasi KONI untuk keperluan pelaksanaan Musorkab dengan menyiapkan Baruga Karaeng Pattingaloang untuk pelaksanaan Musorkab yang diagendakan digelar pada 28-30 Desember 2025.

Meski anggaran pengelolaan KONI adalah kewenangan Dispora Gow, namun menurut Ary Mahdin Aspari, pihaknya mencampuri pengelolaan anggaran KONI.

“Kami Dispora tidak terlalu banyak mencampuri anggaran setiap cabor. Tapi anggaran yang pemerintah berikan harus dipertanggung jawabkan dan pengalokasiannya tidak bisa keluar dari proposal yang ada. Saya berharap ke depannya, organisasi KONI bisa berjalan tanpa ada yang dirugikan oleh siapapun, ” terang Kadis Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gowa.

Sementara salah satu ketua cabor berharap musyawarah kali ini harus menghasilkan ketua dan pengurus yang mau bekerja.

“KONI ini harus berjalan baik dan digawangi pengurus yang mau bekerja. Saya sebagai ketua cabor PASI sekaligus panitia berharap pelaksanaan Musorkab ini bisa berjalan dengan baik. Dan kami dari PASI sangat siap mensukseskan pemilihan pengurus periode 2025-2029. Insya Allah harapan pak plt ketua, pak kadis, ibu bupati dan pak wabup yang juga adalah Ketua KONI Sulsel kami siap menjalankan dengan amanah dalam Musorkab ini, ” kata Sappe Mangiriang Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Gowa.

Sebagai tindak lanjut rakor pelaksanaan Musorkab, pengumuman sekaligus pengambilan formulir pendaftaran untuk calon ketua KONI Gowa mulai dibuka Selasa 23-24 Desember 2025. Pada 25 Desember hingga 28-30 Desember merupakan tahapan pendaftaran dan pelaksanaan Musorkab. –

Artikel Chalik Suang Kawal Musorkab KONI Gowa, Diagenda Akhir Desember 2025 pertama kali tampil pada Ujung Jari.