PAREPARE, BKM — BPJS Kesehatan Cabang Parepare menghadirkan layanan BPJS Online sebagai upaya memudahkan kepada masyarakat dalam mengakses layanan administrasi kepersertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Layanan berbasis digital ini dapat dimanfaatkan oleh seluruh peserta JKN hingga ke pelosok desa.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Parepare, Andi Rismaniswati Syaiful, Senin (21/7) mengatakan layanan BPJS Online hadir sebagai solusi bagi peserta yang terkendala akses geografis seperti waktu tempuh yang dilalui ketika ingin datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan. Sebut misalnya BPJS Online yang dilaksanakan di Kabupaten Pinrang, tepatnya Desa Bungi, Kecamatan Duampanua, belum lama ini. Letaknya berjarak kurang lebih 34 kilometer dari pusat kota membuat beberapa masyarakat berpikir dua kali jika ingin mengurus administrasi ke kantor BPJS Kesehatan.
”Kantor Cabang Parepare bersama Pemkab/Pemkot dan Pemerintah Desa bersinergi memberikan kemudahan kepada peserta dalam mengakses pelayanan administrasi. Jadi bukan hanya akses pelayanan kesehatan saja yang kita hadirkan,” katanya.
BPJS Online dilakukan memanfaatkan media conference atau media online sebagai wadah komunikasi yang bertujuan memfasilitasi peserta dalam pengurusan administrasi kepesertaan. Andi menambahkan, hal ini merupakan wujud nyata transformasi mutu layanan untuk memberikan pelayanan yang mudah, cepat, setara.
”BPJS Online ini sebagai wujud nyata transformasi mutu layanan dengan memanfaatkan digitalisasi layanan kepada peserta, juga sebagai implementasi dari pelayanan yang mudah, cepat, dan setara,” lanjutnya.
Dia mengatakan pelaksanaan BPJS Online membutuhkan peran aktif serta kerja sama dari berbagai pihak. Koordinasi yang baik antar desa, kelurahan, atau komunitas menjadi sangat diperlukan ketika akan menjadwalkan serta menyebarluaskan informasi pelayanan kepada masyarakat.
PIC (Person In Charge) Desa Bungi, Mardiana, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kemudahan yang diberikan pada layanan Program JKN melalui BPJS Online.
”Terima kasih atas berbagai kemudahan yang diberikan, terutama pada kegiatan BPJS Online yang sangat membantu masyarakat di Desa Bungi mengakses layanan administrasi dengan mudah,” ucapnya
Sebanyak 18 jumlah peserta yang ikut pada kegiatan BPJS Online tadi. Sebagian diantaranya memanfaatkan pelayanan administrasi untuk melakukan perubahan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).
”Tadi ada 18 peserta yang ikut BPJS Online, ini yang terbanyak. Sebagian peserta tadi melakukan perubahan FKTP, karena FKTP sebelumnya berada jauh dari domisili,” ceritanya.
Mardiana berharap BPJS Kesehatan dapat terus melayani masyarakat hingga ke pelosok desa. Serta, kegiatan ini dapat terus dilaksanakan di Desa Bungi agar masyarakat bisa semakin paham dengan Program JKN. Sebab, semenjak digalakkannya BPJS Online ini pemahaman masyarakat tentang Program JKN meningkat.
”Sejak hadirnya BPJS Online, masyarakat sangat terbantu dan dimudahkan. Melihat antusiasme masyarakat yang datang membuat saya yakin mereka menjadi semakin paham tentang Program JKN. Semoga kegiatan ini rutin dilaksanakan di Desa Bungi, agar masyarakat tidak perlu repot-repot datang ke kota hanya untuk mengurus BPJS Kesehatannya saja,” harapnya.
Salah satu peserta kegiatan BPJS Online, Nurhani mengaku dirinya merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Menurutnya, pelayanan saat BPJS Online sama saja dengan pelayanan di kantor BPJS Kesehatan. Sehingga ia bisa menghemat waktu. (mup/D)






