DILI, BKM — Sejumlah alumni Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Indonesia yang ada di Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) mulai menginisiasi pembentukan Ikatan Alumni (IKA) Unhas Timor Leste.
Langkah awal untuk membentuk IKA Unhas di Timor Leste, sejumlah alumni Unhas di Dili melakukan audiens dengan Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Adikbud) KBRI Dili, Prof Dr Tasrifin Tahara, Selasa (19/8/2025).
Mereka diterima di Gedung Pusat Budaya Indonesia, kantor Atase Pendidikan dan Kebudayaan, KBRI Dili.
Tiga alumni Unhas yang menemui Prof Tasrifin adalah Dr. Drs. Joao Noronha, Msc (alumni Fakultas Sastra sekarang Ilmu Budaya), dr. Marcelino Correia (alumni Fakultas Kedokteran) dan Julio Pereira de Castro, S Hut (alumni Fakultas Kehutanan).
Prof Tasrifin yang juga Guru Besar Unhas ini mengatakan, sebagai Atase Pendidikan dan Kebudayaan tentu dengan senang hati menerima para alumni Unhas di Timor Leste.
Apalagi, kata Prof Tasrifin, ketiga alumni Unhas tersebut meminta dirinya memfasilitasi pembentukan IKA Unhas Timor Leste.
“Mereka berharap kehadiran saya di Timor Leste bisa menjembatani pembentukan Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin di luar negeri khususnya di Timor Leste,” kata Prof Tasrifin kepada BKM, Rabu (20/8/2025).
Prof Tasrifin yang juga pengurus di PP IKA Unhas mengatakan, alumni Unhas di Timor Leste saat ini sudah memberi kontribusi nyata dalam pembangunan Timor Leste.
“Ada yang sudah menjadi pejabat di Kementerian dan berbagai instansi lain,” katanya.
Ia menjelaskan, jika alumni Unhas yang tersebar saat ini di Timor Leste adalah alumni Unhas yang dulu masih dalam status Provinsi Timor Timur dan beberapa alumni baru saat status Timor Leste telah menjadi negara pascareferendum.
Setelah melakukan pertemuan dengan alumni Unhas di Timor Leste, Prof Tasrifin langsung berkoordinasi dengan Sekjen IKA Unhas, Prof Dr Yusran Jusuf.
“Saya langsung koordinasi dengan Pengurus Pusat IKA Unhas dalam hal ini Sekjen IKA Unhas Prof Yusran perihal pertemuan dan keinginan membentuk secara formal lahirnya IKA Unhas Timor Leste,” katanya.
Sekjen IKA Unhas, Prof Dr Yusran Jusuf yang dihubungi secara terpisah, Rabu (20/8/2025) sore menjelaskan jika selama ini alumni Unhas di Timor Leste sering berkumpul. Namun, belum ada wadah secara formal.
“Ada memang beberapa alumni yang menghubungi saya. Kebetulan ada alumni Kehutanan di sana. Saya minta mereka bertemu Prof Tasrifin yang jadi Atase di Dili yang juga alumni Unhas,” kata Prof Yusran.
Prof Yusran mengatakan, alumni Unhas di Timor Leste ingin membentuk IKA Unhas secara formal.
“Kami di pengurus pusat sangat senang dan mendukung. Jika IKA Unhas resmi terbentuk di Timor Leste, maka akan jadi IKA Unhas luar negeri yang kedua terbentuk jika saya tidak salah ingat,” katanya.
“Sudah ada juga beberapa negara sementara proses pembentukan seperti Malaysia, Singapura dan di Eropa,” tambah Prof Yusran. (*)






