BULUKUMBA, BKM — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bulukumba menggelar Bimbingan Teknik (Bimtek)
Penyuluhan Keamanan Pangan (PKP) untuk IRTP di Ballroom Hotel Agri Bulukumba, Kamis (21/8). Bimtek
dibuka Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf.
Dalam sambutannya Andi Utta, mengaku keberadaan UMKM sangat penting di Bulukumba. UMKM menjadi salah satu kekuatan utama dalam menekan angka inflasi Bulukumba, terutama pada pasca pandemi COVID-19. Dia memberikan perhatian serius terhadap perkembangan dan kemajuan UMKM lokal dalam menopang pertumbuhan ekonomi Bulukumba.
“UMKM sangat membantu pascapandemi. UMKM di Bulukumba tumbuh luar biasa,” ujar Andi Utta.
Komitmen Pemkab dalam memajukan sektor UMKM, tidak diragukan lagi. Terbukti, pemerintah daerah berhasil menyulap kawasan pantai Merpati sebagai pusat perputaran ekonomi UMKM. Saat ekonomi nasional terseok-seok. Di periode pertamanya, dunia termasuk Indonesia dihantui pandemi COVID-19. Di periode keduanya, ada efisiensi anggaran dari kebijakan pemerintah pusat.
”Di tengah kondisi ekonomi yang kurang baik, alhamdulillah pembangunan Bulukumba cukup nampak, termasuk fasilitas UMKM di kawasan pantai Merpati. Sekarang UMKM di sana lebih hidup. Perputaran ekonomi cukup bagus,” ujarnya.
Sementara Ketua TP PKK Kabupaten Bulukumba, Hj Andi Herfida Muchtar tampil sebagai narasumber. Dia memaparkan strategi pengembangan dan pemasaran bisnis UMKM. “Keberhasilan dalam berbisnis dapat dicapai melalui ketekunan, konsistensi, serta penetapan strategi yang tepat,” ujar Andi Herfida.
Dia mengemukakan UMKM bukanlah fenomena asing di Indonesia. Seiring berjalannya waktu, UMKM terus berkembang dan bertambah. Dibalik UMKM, ada pengusaha-pengusaha sukses yang berdedikasi tinggi menopang perekonomian. Sebab itu dibutuhkan strategi pemasaran yang tepat.
“Buat produk yang unik, tentukan segmentasi target dan posisioning (STP), manfaatkan E-commerse, menjadi netrworker, lakukan pendekatan dan berikan servis terbaik, serta membuat iklan dan promosi yang menarik,” ungkap Andi Herfida.
Tujuan dan fungsi strategi pemasaran UMKM jelas Herfida adalah mengatur jalannya bisnis, meningkatkan motivasi bisnis, sebagai sebuah standar penilaian, dan sebagai alat bantu. Sekadar diketahui, Bimtek dilaksanakan selama dua hari, pada Kamis-Sabtu (21-22/8) dengan peserta berjumlah seratus orang, yang didominasi ibu-ibu. Bimtek ini bertujuan untuk memperkuat keamanan pangan dari pelaku usaha IRTP.
Dengan ini diharapkan bisa mengembangkan sektor usaha ITRP, terutama dalam menjaga sterilisasi dan higienis dari suatu produk. Sehingga UMKM maju, produk IRTP aman dikonsumsi. Pembukaan Bimtek dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bulukumba, dr Muhammad Amrullah.(ful)











