MAKASSAR, BKM–Pemerintah Kota Makassar akan membuka lelang jabatan untuk jajaran direksi Perusahaan Daerah (Perusda) dalam waktu dekat.Hal ini ditegaskan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.
Bahkan, Appi sapaan akrab wali kota akan segera membentuk tim seleksi (timsel) agar jabatan-jabatan direksi yang saat ini kosong di beberapa perusda segera terisi.
“Kita akan mencari orang-orang terbaik yang akan menduduki jabatan direksi definitif di perusahaan daerah,” ungkap lelaki yang akrab disapa Appi di Kantor Wali Kota Makassar, Jalan Ahmad Yani, Selasa (22/7) petang.
Orang nomor satu Makassar itu melanjutkan lelang itu terbuka secara umum. Semua bisa ikut seleksi sepanjang memenuhi persyaratan. Termasuk pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama Perusda yang ditunjuk wali kota belum lama ini.
Appi memperkirakan lelang direksi perusda sudah bisa dibuka dua pekan mendatang.
“Timselnya sudah jalan. Mungkin dua minggu paling lama,” imbuh Appi.
Terkait kinerja Plt Dirut sejumlah perusda yang sudah melaksanakan tugas selama tiga bulan terakhir, Appi mengatakan sejauh ini cukup baik.“So far it’s okay,” kata Appi.
Dia menambahkan, dalam waktu dekat akan memanggil seluruh Plt Dirut Perusda untuk memaparkan apa yang telah dilakukan selama ini. Bagaimana progres kinerja, terutama terkait proyeksi ke depannya.
“Saya akan panggil untuk memaparkan apa yang terjadi. Mulai dari titik nol mereka bekerja sampai sekarang, melihat bagaimana progresnya, seperti apa. Ada hal-hal yang harus kita perhatikan lebih detail. Bukan hanya menyangkut pertumbuhan, tetapi menyangkut masalah proyeksi untuk ke depannya,” tandas Appi.
Sebelumnya Ketua Komisi B Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Makassar, Ismail mengatakan, Komisi B secara resmi telah menyusun rekomendasi kepada Wali Kota Makassar agar para Plt segera diangkat menjadi direktur utama definitif. Status Plt yang terlalu lama dianggap bisa mengganggu stabilitas dan melemahkan kewenangan kepemimpinan.
“Kita butuh pemimpin yang bisa bergerak cepat tanpa dibatasi status sementara. Kalau sudah terbukti mampu, mengapa tidak diberi mandat penuh,” bebernya.
Sementara itu, anggota Komisi B DPRD Makassar, Kasrudi, turut memberikan dukungan terhadap usulan tersebut. Menurutnya, waktu pembuktian para Plt sudah cukup panjang dan kini saatnya mereka diberi legitimasi penuh untuk memimpin.”Kinerja mereka sudah tampak. Kalau kita tunda terus, dikhawatirkan malah menimbulkan ketidakpastian internal di masing-masing perusda,” imbuhnya.
Ia juga menegaskan bahwa stabilitas manajemen adalah kunci untuk meningkatkan daya saing dan layanan publik.”Perusda itu bukan hanya soal untung-rugi, tapi bagaimana mereka menjadi instrumen pembangunan daerah maka kepemimpinan yang jelas sangat penting,” tuturnya.(rhm)






