MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Sebagian besar mantan Ketua RT dan RW yang menjabat di era Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto ternyata masih memiliki tempat istimewa di hati warga.
Berdasarkan pengamatan dan hasil penelusuran di sejumlah kelurahan, sekitar 75 persen eks RT/RW era Danny Pomanto masih diidolakan masyarakat. Banyak di antara mereka yang disebut-sebut layak maju kembali dalam pemilihan RT/RW mendatang.
Salah satu warga Kelurahan Sudiang, Rosmini, mengakui masih banyak mantan pengurus RT dan RW yang dinilai dekat dengan warga serta aktif saat menjabat dulu.
“Mereka itu kerja nyata. Waktu banjir, kebersihan, vaksin, mereka selalu turun. Wajar kalau warga masih suka dan ingin mereka kembali memimpin lingkungan,” ujar Rosmini, Sabtu (1/11/2025).
Fenomena ini menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan Danny Pomanto yang menekankan kedekatan dan partisipasi warga melalui peran RT/RW masih berbekas kuat di masyarakat.
Ketua Forum Pelayanan Publik Makassar (FP2M), Hendra Nick Arthur menilai, kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi para figur baru di tingkat RT dan RW.
Figur baru RT/RW harus kerja ekstra untuk merebut simpati warga. Salah satu indikatornya, banyak di antara mereka yang masih belum membaur dan rata-rata bukan tokoh di lingkungannya. Mereka hanya komunitas baru yang baru mau muncul di tengah masyarakat,” ungkap pernyataan FP2M dalam rilis resminya.
Di lapangan, lanjut Hendra, fenomena ini tampak jelas. Di BPS Kelurahan Sudiang dan Telkomas Kelurahan Berua misalnya, muncul kekhawatiran di kalangan figur baru akan tumbang karena eks RT/RW era Danny Pomanto ramai-ramai maju lagi.
Kondisi ini menunjukkan masih kuatnya pengaruh mantan struktur pemerintahan lingkungan di mata warga. Keberhasilan mereka menjaga kedekatan sosial dan pelayanan publik selama masa jabatan sebelumnya menjadi faktor utama yang membuat mereka tetap diidolakan.
“Ya, dari lima belas kecamatan, eks RT/RW era Danny masih diidolakan masyarakat, itu diatas 75 persen. Kalaupun eks RT RW ini tidak mencalonkan lagi, mereka mendorong keluarga dekat dan koleganya,” kata Hendra.
“Pendatang baru harus kerja ekstra, dan kecenderungannya mereka bermanuver cukup ekstrim dengan melakukan segala cara untuk menang. Mereka hanya betumpuh kepada lurah,” ketusnya.
Beberapa lurah juga mengakui, mantan RT/RW masih menjadi panutan dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
“Banyak warga masih mengajak mereka rapat atau musyawarah lingkungan, padahal sudah bukan pengurus RT RW lagi,” kata salah satu lurah di Kecamatan Biringkanaya.
Sementara itu, proses pemilihan RT/RW di Kota Makassar kini tengah dinantikan. Warga berharap, siapa pun yang terpilih nantinya bisa meneladani semangat pelayanan dan kedekatan sosial yang dulu ditunjukkan para pengurus di masa kepemimpinan Danny Pomanto. (drw)
Artikel 75 Persen Eks RT/RW Era Danny Pomanto Masih Diidolakan Warga pertama kali tampil pada Ujung Jari.










