32 Tim Ramaikan Turnamen Sepakbola Mini Parepare

PAREPARE, BKM — Sebanyak 32 tim dari sekolah dasar negeri dan swasta di Kota Parepare ambil bagian dalam turnamen Sepakbola Mini yang digelar pada 22-31 Oktober mendatang. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara SMPN 4 Kota Parepare dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Makassar (UNM).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Parepare, HM Makmur Husain saat membuka turnamen di Lapangan Sepakbola SMPN 4 Parepare, Rabu (22/10) menjelaskan turnamen ini awalnya hanya dirancang untuk diikuti oleh 16 tim, namun tingginya antusiasme peserta membuat panitia membuka ruang bagi 32 tim. Pertandingan menggunakan sistem gugur karena keterbatasan waktu pelaksanaan.

Kepala Sekolah SMPN 4 Kota Parepare, Hartono mengatakan bahwa turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana menjalin silaturahmi antar pelajar SD se-Kota Parepare.

Sementara itu, Ketua Panitia Turnamen Sepakbola Mini, Suarno menyampaikan bahwa awalnya panitia hanya membuka 16 tim yang berlaga. Namun, antusias peserta didik yang ingin ikut dalam turnamen ini. Maka, sebanyak 32 tim yang akan berlaga.
“Antusiasi anak didik kita cukup tinggi ambil bagian dalam turnamen sepakbola mini. Dengan jumlah 32 tim, maka pertandingan dilakukan dengan system gugur,” ujarnya.
Dijelaskan Makmur turnamen ini sebagai bentuk inovasi yang mampu menjadi wadah positif dalam pengembangan karakter siswa. “Kami bangga karena sekolah (SMPN 4) mampu menghadirkan ruang bagi anak-anak untuk mengasah minat dan bakatnya melalui sepakbola. Ini adalah cikal bakal lahirnya pesepakbola andal di masa depan,” kata Makmur.
Para peserta pun menyampaikan rasa syukur karena bisa terakomodasi dalam kegiatan ini. “Kami senang bisa ikut. Kami akan bermain dengan semangat dan tidak cepat puas,” ujar salah satu peserta.

Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi agenda tahunan, tidak hanya sebagai kompetisi olahraga, tetapi juga sarana mempererat hubungan sosial dan membangun karakter positif sejak dini.
Laga perdana dimulai usai tendangan kick-off dilakukan oleh Kadis Dikbud HM Makmur Husain. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan yang tidak hanya memupuk semangat olahraga, tetapi juga membentuk karakter dan mempererat hubungan sosial antar pelajar. (mup/D)

source