PAREPARE, BKM — Perusahaan Daerah Air Mimnum (PDAM) Tirta Karajae Kota Parepare memastikan kersediaan air bersih jelang dan selama bulan ramadan. Selama bulan ramadan PDAM telah menyiapkan tiga program prioritas meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Langkah ini diambil sebagai upaya mengantisipasi peningkatan kebutuhan air bersih selama ramadan.
Direktur PDAM Tirta Karajae Kota Parepare, Andi Firduas Djollong melalui Manajer Teknik PDAM Tirta Karajae, Wahid mengungkapkan pihaknya telah melakukan rapat koordinasi bersama Direktur serta Asisten Manajer Produksi Air dan Asisten Manajer Transmisi Distribusi untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan gangguan selama ramadan.
”Dari hasil rapat tersebut, kami memprioritaskan tiga hal selama bulan suci ramadan. Ketiga program ini kami harapkan dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa,” jelas Wahid, Selasa (25/2).
Program prioritas pertama adalah memastikan kecukupan air baku, baik dari Salo Karajae maupun sumur dalam, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan. Langkah ini diambil mengingat kebutuhan air biasanya meningkat selama bulan puasa, terutama saat waktu berbuka dan sahur.
“Kami telah melakukan pengecekan dan pemeliharaan pada semua sumber air baku untuk memastikan pasokan air tetap lancar. Tim teknis juga telah melakukan evaluasi terhadap infrastruktur yang ada untuk mengoptimalkan distribusi,” ujarnya.
Kedua, PDAM menyediakan tempat wudhu tambahan di dua masjid besar di Parepare, yaitu Masjid Agung dan Masjid Terapung. Fasilitas ini diharapkan dapat mempermudah jamaah dalam melaksanakan ibadah selama Ramadan, terutama saat shalat tarawih yang biasanya dihadiri oleh banyak jamaah.
“Kami menyadari bahwa dua masjid tersebut merupakan pusat kegiatan ibadah masyarakat Parepare selama Ramadan. Dengan menyediakan tempat wudhu tambahan, kami berharap dapat memberikan kenyamanan lebih kepada para jamaah,” katanya.
Program ketiga, perusahaan air minum tersebut menyediakan layanan mobil tangki air gratis bagi masjid-masjid yang mengalami kekurangan air selama bulan puasa. Layanan ini dapat diakses oleh pengurus masjid dengan menghubungi nomor layanan pelanggan PAM Tirta Karajae.
“Kami menyediakan layanan mobil tangki secara gratis bagi masjid yang membutuhkan tambahan pasokan air. Pengurus masjid cukup menghubungi nomor layanan kami, dan kami akan segera mengirimkan bantuan,” jelasnya.
Selain tiga program prioritas tersebut, Wahid juga menegaskan bahwa tim PDAM tetap siap melakukan perbaikan jika terjadi gangguan distribusi seperti kebocoran pipa atau masalah teknis lainnya. Tim siaga telah dibentuk untuk memastikan setiap laporan gangguan dapat ditangani dengan cepat.
“Tetap lanjut antisipasi, kita juga sigap menyelesaikan yang sifatnya urgent di lapangan. Untuk antisipasi kebocoran besar yang dapat mempengaruhi pasokan, kita akan upayakan tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Dia pun mengimbau masyarakat Parepare untuk tetap menggunakan air secara bijak selama bulan Ramadan. Meskipun pihaknya telah melakukan berbagai persiapan, kerja sama dari masyarakat tetap dibutuhkan untuk memastikan ketersediaan air bagi semua pelanggan.
“Kami berharap dengan adanya program-program ini, masyarakat Parepare dapat menjalankan ibadah puasa dengan lancar tanpa terkendala masalah ketersediaan air,” tandasnya. (mup/C)